- Telkomsel menggelar roadshow NextDev ke-11 di Medan dengan tema inovasi berbasis AI untuk technopreneurs.
- Program ini menawarkan pendampingan ahli, konsultasi teknis, dan ekosistem inklusif bagi peserta dari berbagai sektor.
- NextDev Tahun ke-11 terdiri dari tiga tahap, yaitu Scouting, Academy, dan Summit yang berlangsung hingga April 2026.
SuaraSumut.id - Telkomsel melalui program NextDev kembali hadir di Medan pada roadshow NextDev ke-11 bertema "AI-Powered Innovations: What Technopreneurs Need for Now?".
Kegiatan ini merupakan upaya Telkomsel memperluas jangkauan technopreneurs di berbagai daerah, termasuk Sumatera, melalui kurikulum inovasi berbasis AI.
Acara yang berlangsung di Clapham Collective, Medan, menghadirkan sesi onsite coaching, local pitching, dan insightful talks bersama para ahli ekosistem startup, termasuk Saki H. Bramono, Hadi Sucipto, Dicky Sukmana, Ade Sasmo, dan Jaka Wiradisuria.
Wakil Presiden Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki H. Bramono, menyatakan bahwa kehadiran NextDev ke-11 di Medan menegaskan komitmen Telkomsel mendukung technopreneur lokal mengembangkan solusi digital berbasis AI yang relevan.
"Melalui inovasi berbasis AI, kami ingin membantu generasi muda Sumatera agar tak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi digital yang berdampak bagi ekonomi dan sosial di wilayahnya," katanya, Kamis 23 Oktober 2025.
NextDev Tahun ke-11 tidak lagi membagi peserta dalam kategori khusus, sehingga memberikan kesempatan bagi technopreneurs dari berbagai sektor untuk berpartisipasi.
Technopreneurs dapat mendaftarkan digital business-nya dengan mengakses link pendaftaran program NextDev di tsel.id/11thnextdevregist hingga 7 November 2025. Sejumlah hal baru di NextDev meliputi:
- Pendampingan Ahli: Bimbingan fokus pada empat pilar utama, yaitu strategi, keuangan, pemasaran, dan produktivitas untuk membangun fondasi bisnis kokoh.
- Konsultasi Diagnostik: Menyediakan Konsultasi khusus dan teknis untuk mengidentifikasi masalah dan menerapkan solusi efektif.
- Rujukan Alumni: Seleksi mempertimbangkan rekomendasi alumni NextDev untuk menjaga kualitas peserta.
- Ekosistem Inklusif: Melakukan kolaborasi lintas ekosistem digital dengan melibatkan investor, komunitas, dan pemimpin industri.
- Onsite Coaching: Sesi tatap muka di roadshow kota-kota utama, yang memungkinkan konsultasi langsung dengan mentor untuk memecahkan tantangan bisnis.
Tiga Tahapan NextDev Tahun ke-11
Rangkaian NextDev Tahun ke-11 dirancang dalam tiga fase utama untuk menginkubasi para peserta:
Scouting (September - Desember 2025)
Tahap awal ini bertujuan untuk merekrut technopreneurs potensial melalui serangkaian acara. Open Session di Bandung (9 Oktober) dan Roadshow di tiga kota, yaitu Makassar (14 Oktober), Medan (23 Oktober), dan Bali (30 Oktober).
Setiap acara, peserta berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan seperti diskusi bersama para ahli, pameran komunitas, pembinaan tatap muka, dan sesi pitching yang akan memilih lima technopreneurs terbaik dari masing-masing kota untuk mendapatkan fast track untuk langsung lolos ke tahap Top 18.
Academy (Januari - April 2026)
Technopreneurs yang lolos seleksi akan memasuki tahap inkubasi intensif selama empat bulan. Fase ini mencakup bootcamp, sesi mentoring, dan diskusi bersama para ahli.
Kurikulumnya akan fokus pada empat area utama, yaitu strategi pertumbuhan bisnis, memperkuat fundamental business, pemasaran dan penjualan, serta strategi implementasi AI.
Summit (April 2026)
Merupakan puncak dari seluruh rangkaian program. NextDev Summit akan menghadirkan pameran, sesi konferensi, final pitch, dan awarding bagi technopreneurs terbaik. Sesi ini juga menjadi wahana untuk mempertemukan para finalis dengan investor dan pelaku ekosistem digital lainnya.
Telkomsel mengajak technopreneurs visioner di Indonesia untuk bergabung dalam impact incubator NextDev. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kapabilitas, berkolaborasi dengan para ahli, serta mendapatkan akses ke jaringan ekosistem digital.
Berita Terkait
-
Pesona Kebun Anggur di Bawah Kaki Gunung Sinabung, Bisa PP dari Medan!
-
Menkomdigi Siapkan Regulasi Lindungi Karya Pers dari Kecerdasan AI
-
Cara Purbaya Kejar Setoran Pajak demi Tax Ratio 12 Persen
-
4 Prompt Gemini AI Terbaik untuk Hasil Foto Analog Tahun 1994 yang Ikonik
-
Swing Kencang, Sinyal Ngebut: Telkomsel x Topgolf Hadirkan Paket Golf + Internet
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pemilik Motor Bekas Wajib Tahu, Ini Pentingnya Cek Oli Mesin di Pagi Hari
-
The Gade Creative Lounge Hadir di Digital Library Unimed
-
Pemerintah Aceh Ajukan Pembayaran BPJS Kesehatan 500 Ribu Korban Bencana Ditanggung APBN
-
Nyaris Lolos ke Malaysia! Ribuan Kulit Biawak Diselundupkan Pakai Modus Pasir dan Kerang
-
180 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia, Terbanyak dari Jawa Timur dan Aceh