- Polisi menangkap dua mahasiswa yang diduga memeras pengusaha galian C di Stabat.
- DFN mengirim ancaman dan menerima uang Rp10 juta sebelum ditangkap polisi di lokasi transaksi.
- Penyidik kemudian menangkap RDM dan menyita uang serta dua ponsel sebagai barang bukti.
SuaraSumut.id - Polisi menangkap dua orang mahasiswa berinisial DFN (23) dan RDM (24) karena diduga memeras seorang pengusaha galian C.
Keduanya ditangkap saat transaksi di salah satu kafe di kawasan Stabat, Langkat, Sumatera Utara (Sumut).
Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Ghulam Yanuar Lutfi menyampaikan kedua pelaku ditangkap merupakan mahasiswa dari aliansi PMD-SU.
"Benar, keduanya sudah diamankan," katanya ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Senin 17 November 2025.
Menurut Ghulam, aksi pemerasan itu bermula pada Rabu 12 November 2025. Saat itu, DFN mengirim pesan bernada ancaman kepada seorang pengusaha.
Oknum mahasiswa mengintimidasi bahwa akan menggelar aksi demonstrasi terkait aktivitas galian C jika tidak diberikan uang sebesar Rp 15 juta.
Terdesak dengan ancaman tersebut, sang pengusaha menawarkan untuk bertemu langsung di sebuah kafe di Kecamatan Stabat pada Kamis 13 November 2025.
Dalam pertemuan itu, pengusaha menyerahkan uang Rp 10 juta kepada kedua pelaku. Polisi yang sudah menerima laporan sebelumnya langsung bergerak dan mengamankan DFN di lokasi.
"Keduanya (oknum mahasiswa) beserta barang bukti turut diamankan," ujar Ghulam.
Dari penangkapan itu, penyidik kemudian melakukan pengembangan hingga berhasil menangkap RDM.
Barang bukti berupa uang tunai Rp 10 juta, satu unit Samsung Galaxy A22, dan satu unit iPhone 13 turut disita.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Praperadilan Ditolak, Silmy Karim Bersiap Masuk Sidang Pokok Perkara
-
Praperadilan Ditolak! Status Tersangka Silmy Karim di Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Sah
-
Saksi Ungkap Permintaan Rp500 Juta dalam Kasus Dugaan Pemerasan Bangun Paulus
-
Ketika Olahraga Jadi Ruang Mahasiswa Mengasah Skill dan Kekompakan
-
Aliansi Mahasiswa UGM, UI, ITB Ultimatum Rezim: Setop Hamburkan Uang Rakyat dan Bungkam Demokrasi
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban
-
Eks Wali Kota Sibolga Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pasar Ikan Modern
-
Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum
-
Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic
-
2 Pelaku Perampokan-Pembunuhan Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ditangkap