- Bripda G, anggota Polda Sumut aktif yang mengalami skizofrenia paranoid, viral karena menganiaya pengendara motor di Medan.
- Insiden terjadi di depan Polda Sumut; korban berinisial ALP mengalami beberapa luka dan menjalani perawatan intensif.
- Polda Sumut telah membawa Bripda G observasi, mengunjungi korban, serta memastikan penanganan medis dan meminta maaf.
SuaraSumut.id - Seorang pria viral yang memakai baju olahraga Polda Sumut ternyata merupakan anggota kepolisian aktif. Polisi berinisial Bripda G disebut mengalami gangguan jiwa berat.
Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan mengatakan, Bripda G didiagnosis skizofrenia paranoid dan selama ini menjalani pengobatan jalan secara rutin.
"Brigadir G terindikasi mengalami gangguan kejiwaan cukup berat dan sudah lama kami lakukan perawatan," katanya kepada wartawan, Kamis 20 November 2025.
Ferry mengatakan sejauh ini Bripda G belum pernah memiliki catatan buruk dan tetap melaksanakan tugasnya.
"Selama berdinas, yang bersangkutan tidak pernah memiliki catatan buruk dan tetap melaksanakan tugas dengan pengawasan,” ujarnya.
Pasca kejadian, Polda Sumut langsung membawa Bripda G ke Rumah Sakit Jiwa untuk menjalani observasi dan perawatan lebih lanjut.
"Karena perilaku yang bersangkutan saat kejadian, kini Brigadir G sedang kami observasi di rumah sakit jiwa," ucapnya.
Ferry mengatakan, ada beberapa luka yang dialami korban berinisial ALP. Luka itu di bagian bahu, tangan, dan kaki korban.
"Korban mengalami luka lecet pada lengan kiri, luka robek di sela jempol dan telunjuk, serta memar di bawah mata kiri," jelasnya.
Polda Sumut memastikan bahwa korban ALP mendapat penanganan yang baik segera setelah kejadian. ALP awalnya dibawa oleh Aiptu D yang merupakan rekan Bripda G ke Poliklinik Polda Sumut. Selanjutnya, korban memilih melanjutkan perawatan ke rumah sakit swasta.
“Kami sudah mengunjungi korban, meminta maaf secara langsung, dan menawarkan bantuan biaya pengobatan. Namun yang bersangkutan menolak karena telah ditanggung fasilitas kesehatan tempatnya bekerja," terang Ferry.
Ferry menegaskan bahwa Polda Sumut tidak menutupi kejadian ini dan dengan cepat mengambil tindakan untuk menjamin hak korban terpenuhi serta memastikan pelaku mendapatkan penanganan medis yang memadai.
"Kami sangat menyayangkan insiden ini. Kejadian ini murni tindakan personal yang dipicu kondisi medis," tegasnya.
Video yang memperlihatkan pria memakai baju olahraga Polda Sumut menganiaya seorang pengendara sepeda motor di Jalan Sisingamangaraja Medan.
Dilihat dari unggahan akun instagram @medanadaaja, Kamis 20 November 2025, tampak pria yang memakai kaos olahraga polisi tersebut ngamuk dengan seorang pengendara motor.
Dari suasana dalam video, peristiwa ini terjadi di depan Polda Sumut. Pria yang mengenakan kaos polisi itu diduga terlibat senggolan dengan pengendara motor.
"Berdiri kau, berdiri, habis kau," kata pria memakai kaos olahraga Polda Sumut sambil menghajar korban membabi-buta.
Sontak saja, warga sekitar yang tak tega melihat pengendara motor dianiaya ini lalu merekamnya menggunakan handphone.
Video yang menampilkan pria berkaos polisi menganiaya pengendara motor ini kemudian beredar di media sosial dan menjadi viral.
"Akibat penganiayaan tersebut, ALP kini harus menjalani perawatan intensif di RS Columbia dan dijadwalkan menjalani operasi," tulis admin.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Viral Dugaan Kasus Pelecehan dengan Modus Casting Film, Korban di Bawah Umur
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer
-
DPR Pastikan Kawal Kasus Bocah Sukabumi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Desak Pelaku Dihukum Berat
-
Viral Cewek Ingin Jadi LC, Langsung Dapat Nasihat Logis dan Menohok Ini
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Polisi Gagalkan Penyelundupan 95 Kg Sabu Tanjung Balai-Medan, Perompak Laut Terlibat
-
Strategi Konservasi Agincourt Resources Sudah Memenuhi Prinsip Hierarki Mitigasi
-
Tangis Histeris ABK Medan Dituntut Hukuman Mati Kasus Sabu 2 Ton: Hukum di Indonesia Tumpul
-
BI Aceh Siapkan Rp4 Triliun Uang Layak Edar untuk Lebaran, Penukaran Dimulai 23 Februari 2026
-
Heboh Warga Aek Ngadol Sebut Kades Tahan ATM dan Buku Rekening Bantuan Bencana