- Bencana banjir di Sumatera Utara menyebabkan dapur MBG dialihkan menjadi dapur umum untuk masyarakat terdampak.
- Total 179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi telah mendistribusikan 290.000 paket makanan di sepuluh Kabupaten/Kota.
- Distribusi bantuan mengalami tantangan terbatasnya akses bahan baku, listrik, dan internet di wilayah terdampak bencana.
SuaraSumut.id - Bencana banjir yang melanda hampir seluruh wilayah Sumatera Utara mendorong para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengalihkan fungsi dapur MBG mereka menjadi dapur umum.
Pengalihan fungsi itu terjadi karena sekolah-sekolah penerima manfaat Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah yang terdampak banjir di Sumatera Utara, diliburkan.
"Karena bencana banjir, maka sekolah di wilayah yang terdampak kemudian diliburkan, karena itu penerima manfaat MBG kemudian dialihkan kepada masyarakat terdampak," kata Kepala Kantor Regional BGN Sumatera Utara, KR Agung Kurniawan dalam laporannya, dari Medan, Jumat malam (28/11/2025).
Di Kota Medan terdapat 48 SPPG yang sudah beroperasi. “Dari ke-48 SPPG itu sebanyak 55.000 paket makanan telah kami distribusikan,” kata Agung.
Sementara di Kota Padangsidimpuan dengan 4 SPPG, mendistribusikan 10.000 paket makanan. Adapun di Kota Tebing Tinggi dengan 13 SPPG mendistribusikan 45.000 paket makanan
Di Kabupaten Tapanuli Utara dengan 5 SPPG mendistribusikan 9.000 paket makanan, di Kabupaten Serdang Bedagai dengan 28 SPPG mendistribusikan 12.000 paket makanan.
Sementara di Kabupaten Langkat dengan 11 SPPG mendistribusikan 32.000 paket makanan. Adapun di Kota Sibolga, dengan 3 SPPG mendistribusikan 7.000 paket makanan.
Di Kabupaten Tapanuli Selatan, dengan 3 SPPG mendistribusikan 7.000 paket makanan. Di Kabupaten Mandailing Natal, dengan 10 SPPG, mengirimkan 13.000 paket menu kering dan menu basah untuk wilayah terdampak banjir.
“Sementara di Kabupaten Deli Serdang, dengan 54 SPPG yang telah beroperasi, mendistribusikan 100.000 porsi paket menu basah dan menu kering,” kata Agung.
Baca Juga: Polisi Tindak Lanjuti Dugaan Penganiayaan Kepala SPPG oleh Wakil Bupati Pidie Jaya
Secara total, dari 10 Kabupaten Kota di Sumatera Utara ada 179 SPPG yang berada di wilayah terdampak banjir. Sedangkan total paket makanan yang terdistribusi telah mencapai 290.000 porsi.
“Seluruh Korwil (Koordinator Wilayah SPPG yang membawahi Kabupaten/Kota) serta SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) ikut hadir di garda terdepan untuk membantu masyarakat terdampak bencana,” kata Kareg Sumatera Utara itu.
Tantangan kegiatan distribusi bantuan makanan di wilayah bencana Sumatera Utara tidaklah mudah, Sebab, di wilayah bencana, akses bahan baku, listrik dan internet terbatas.
Bahkan di Kepulauan Nias yang terdiri 4 Kabupaten dan 1 Kota terdampak bencana sehingga beberapa SPPG Berhenti Operasional karena Pelabuhan Sibolga tutup.
Dalam kondisi bencana yang melanda Aceh dan Sumatera Utara, SPPG juga dituntut untuk dapat beroperasi pada hari Sabtu dan Minggu. Padahal, saat ini belum ada mekanisme operasi SPPG pada hari Sabtu dan Minggu.
"Namun kami telah mendapat petunjuk dari pimpinan BGN untuk tetap beroperasi pada hari libur,” kata Agung.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Alwi Hasbi Silalahi: Pemko Medan Harus Total Beri Jaminan Keamanan di Rakernas Apeksi
-
Dandim Buka Suara soal Video Viral Dugaan TNI Curi 16 Lembu, Sebut Sengketa Sipil
-
Modus Pura-pura Check-in Hotel, Komplotan Curanmor Gasak Motor CRF di Parkiran
-
Pabrik Sepatu Yumeida di Deliserdang Ludes 80 Persen, Damkar 3 Kota Turun Tangan
-
Eks Aktivis Reformasi 98 Dukung Prabowo, Minta Koruptor MBG Dihukum Seumur Hidup