- Pertamina menyuplai 8.000 liter Dexlite untuk operasional alat berat penanggulangan longsor di Tapanuli dan Sibolga, Sumut.
- Bahan bakar tersebut dikirim memakai jerigen ke ruas jalan lintas utama yang terdampak bencana longsor tersebut.
- Pertamina juga menyalurkan bantuan logistik berupa air mineral, mi instan, dan beras kepada BPBD Sumut.
SuaraSumut.id - PT Pertamina (Persero) pasok 8.000 liter bahan bakar jenis Dexlite untuk mendukung operasional alat berat penanggulangan bencana di wilayah Tapanuli dan Sibolga, Sumatera Utara (Sumut).
BBM dipasok menggunakan jerigen dan dikirim ke lokasi terdampak longsor, khususnya di ruas jalan lintas Kabupaten Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga.
Wilayah ini menjadi jalur utama penghubung aktivitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan tersebut.
"Pasokan bahan bakar ini diharapkan dapat membantu memulihkan aktivitas masyarakat, memudahkan penyaluran bantuan logistik serta pendistribusian BBM dan LPG," kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, Minggu 30 November 205.
Dengan pasokan bahan bakar ini, diharapkan proses pembersihan timbunan tanah longsor menggunakan alat berat terus berjalan, sehingga jalan dapat dilalui kembali.
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.
Sebelumnya, Pertamina juga hadir membantu masyarakat terdampak. Hal ini merupakan bagian dari langkah Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Satgas Nataru) Pertamina yang telah aktif sejak 13 November 2025 untuk membantu melayani masyarakat.
Bantuan berupa 120 box air mineral, 600 box mie instan, 500 kg beras diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Posko Tanggap Darurat Pemprov Sumut.
Berita Terkait
-
Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax
-
Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin
-
Harga Material Naik, Bantuan Rumah Korban Banjir Sumatra Diusul Jadi Rp80 Juta
-
Harga LNG Industri Dipangkas Jadi 13 Dolar AS, Pertamina Klaim Bisnis Tetap Untung
-
Pertamina Marine Engineering Cetak Laba Bersih Rp 13,32 Miliar
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Cegah Penyalahgunaan Dokumen Negara, Imigrasi Sumut Musnahkan 3.579 Paspor Usang
-
Wakil Bupati Langkat Menangis Dengar Kabar OTT Bupati Syah Afandin: Jaga Kesehatan!
-
BEM UI Desak Pemerintah Segera Tetapkan Status Bencana Nasional untuk Aceh
-
KPK Ungkap Dugaan Kasus yang Menjerat Bupati Langkat Syah Afandin
-
Ruang Kerja Bupati Langkat Disegel KPK