- Mengganti ban motor sebelum touring atau mudik adalah prioritas utama untuk menjamin keamanan serta kenyamanan selama perjalanan jauh.
- Ban yang prima mengurangi risiko selip, meningkatkan stabilitas, memberikan efisiensi bahan bakar, dan meminimalkan mogok di jalan.
- Pemilihan ban harus mempertimbangkan daya cengkeram, tipe tubeless, ukuran sesuai standar, serta tekanan angin yang sesuai beban kendaraan.
SuaraSumut.id - Liburan dengan motor memang menawarkan kebebasan, fleksibilitas, dan sensasi perjalanan yang berbeda. Namun, ada satu aspek krusial yang sering luput dari perhatian, yaitu kondisi ban motor.
Banyak pengendara sibuk menyiapkan barang bawaan, rute perjalanan, hingga penginapan, tetapi lupa memastikan ban dalam kondisi optimal.
Padahal, ban adalah satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan jalan dan sangat menentukan keselamatan serta kenyamanan perjalanan jauh.
Jika Anda berencana touring atau mudik dengan motor, mengganti ban sebelum berangkat seharusnya menjadi prioritas utama, bukan pilihan tambahan.
Kenapa Ganti Ban Motor Sebelum Liburan Itu Penting?
Alasan utamanya sederhana, yaitu keamanan dan kenyamanan. Ban yang sudah aus atau menua berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan, terutama saat melintasi jalan licin, berlubang, atau berkelok.
Pertama, mengurangi risiko ban selip. Kembang ban yang menipis membuat daya cengkeram berkurang drastis. Dalam kondisi hujan atau saat melewati turunan tajam, ban aus lebih mudah kehilangan traksi dan membahayakan pengendara.
Kedua, perjalanan terasa lebih stabil dan nyaman. Ban baru umumnya lebih empuk dan memiliki struktur yang masih optimal. Getaran berkurang, handling lebih presisi, dan kontrol setang terasa lebih ringan, terutama saat menempuh jarak ratusan kilometer.
Ketiga, lebih hemat bahan bakar. Ban yang sudah aus meningkatkan hambatan gulir sehingga mesin bekerja lebih berat. Dengan ban baru, efisiensi meningkat dan konsumsi BBM lebih terjaga, membantu menekan biaya perjalanan.
Keempat, meminimalkan risiko mogok di tengah jalan. Ban pecah atau bocor di daerah asing bisa merusak jadwal dan mood liburan. Mengganti ban sejak awal jauh lebih praktis dibanding harus mencari bengkel darurat saat perjalanan.
Banyak orang fokus beresin barang bawaan, rute, sampai itinerary, tapi lupa cek ban dulu. Padahal ban adalah komponen yang paling menentukan kenyamanan sekaligus keamanan perjalanan.
Tips Memilih Ban Motor Terbaik untuk Perjalanan Jauh
Memilih ban motor tidak bisa asal murah atau sekadar ikut tren. Ada beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan:
- Pastikan ban memiliki daya cengkeram tinggi, baik di jalan kering maupun basah. Pola kembang yang seimbang akan membantu stabilitas dan pengereman.
- Jika memungkinkan, pilih ban tubeless. Jenis ini lebih tahan terhadap tusukan kecil dan tidak langsung kempes, sehingga lebih aman untuk perjalanan jauh.
- Ukuran ban juga harus sesuai standar pabrikan. Ban yang terlalu besar atau kecil dapat memengaruhi keseimbangan motor dan mempercepat keausan komponen lain.
- Terakhir, pertimbangkan aspek kenyamanan. Untuk touring, ban dengan karakter sedikit lebih empuk biasanya mengurangi kelelahan pengendara.
Tekanan Angin Ban Motor yang Ideal
Selain kondisi fisik ban, tekanan angin berperan besar terhadap keselamatan. Jika membawa banyak barang atau berboncengan, tekanan ban belakang dapat dinaikkan sedikit. Ban yang terlalu keras mengurangi grip, sementara ban terlalu lembek berisiko panas berlebih dan pecah.
Tanda Ban Motor Harus Segera Diganti
Jangan menunda penggantian ban jika menemukan tanda-tanda berikut, kembang ban menyentuh indikator keausan (TWI), muncul retakan di permukaan, ban terasa keras dan licin, terdapat benjolan di sisi ban, atau usia ban sudah lebih dari dua hingga tiga tahun meski jarang dipakai.
Mengganti ban motor sebelum liburan jauh adalah langkah cerdas untuk melindungi diri, kendaraan, dan rencana perjalanan. Ban yang prima membuat perjalanan lebih aman, nyaman, dan bebas dari gangguan tak terduga.
Berita Terkait
-
Jadwal Libur Sekolah Selama Ramadhan 2026 di Semua Provinsi, Cek di Sini!
-
Liburan Hemat ke Singapura: Tips Praktis untuk Traveler Indonesia
-
Kapan Libur Imlek 2026? Ini Rekomendasi Tempat Liburan
-
Healing ke Mana-mana, Pulang-pulang Tetap Ingin Resign
-
7 Ide Outfit ala Yuki Kato untuk Kamu yang Ingin Solo Traveling
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pemilik Motor Bekas Wajib Tahu, Ini Pentingnya Cek Oli Mesin di Pagi Hari
-
The Gade Creative Lounge Hadir di Digital Library Unimed
-
Pemerintah Aceh Ajukan Pembayaran BPJS Kesehatan 500 Ribu Korban Bencana Ditanggung APBN
-
Nyaris Lolos ke Malaysia! Ribuan Kulit Biawak Diselundupkan Pakai Modus Pasir dan Kerang
-
180 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia, Terbanyak dari Jawa Timur dan Aceh