- Hipertensi adalah kondisi tekanan darah kronis $\ge$140/90 mmHg, sering tanpa gejala, menyebabkan jantung bekerja ekstra keras.
- Penyebabnya bisa primer (gaya hidup/genetik) atau sekunder (gangguan medis), berpotensi menyebabkan stroke dan gagal jantung.
- Sepuluh makanan alami seperti sayuran hijau, bit, dan pisang dianjurkan untuk diet guna membantu menurunkan tekanan darah.
SuaraSumut.id - Darah tinggi atau hipertensi adalah kondisi medis kronis di mana tekanan darah di arteri melebihi batas normal secara konsisten, yaitu ≥140/90 mmHg pada dua pengukuran berbeda.
Kondisi ini memaksa jantung bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui pembuluh darah yang menyempit atau kaku.
Hipertensi primer (esensial) tidak memiliki penyebab tunggal, melainkan faktor seperti usia, genetik, obesitas, konsumsi garam berlebih, kurang olahraga, dan stres. Hipertensi sekunder disebabkan oleh kondisi lain seperti gangguan ginjal atau hormon.
Jika tidak dikendalikan, darah tinggi dapat menyebabkan stroke, serangan jantung, gagal jantung, kerusakan ginjal, dan aneurisma. Disebut "silent killer" karena sering tanpa gejala hingga komplikasi muncul.
Berikut daftar 10 makanan alami yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi berdasarkan kandungan nutrisi seperti kalium, magnesium, dan nitrat.
Konsumsi secara rutin sebagai bagian dari diet sehat, seperti DASH, disarankan untuk hasil optimal.
1. Sayuran Hijau
Sayuran seperti bayam dan kubis kaya kalium serta magnesium yang mengendalikan tekanan darah.[1] Bayam juga mengandung nitrat yang melebarkan pembuluh darah.
2. Buah Bit
Buah bit tinggi nitrat alami yang membantu relaksasi pembuluh darah dan menurunkan tekanan sistolik.
3. Pisang
Pisang menyediakan kalium tinggi untuk menetralkan natrium berlebih dalam darah.
4. Buah Beri
Blueberry, stroberi, dan blackberry mengandung antosianin yang membuat arteri lebih fleksibel.
5. Kiwi
Berita Terkait
-
Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan
-
Militer Iran: Tentara Amerika Serikat Bakal Jadi Makanan Hiu di Teluk Persia
-
5 Smartwatch Murah Terbaik Rp200 Ribuan, Bisa Cek WA dan Pantau Kesehatan
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Ulasan Buku Broken, Seni Bertahan Hidup di Tengah Badai Kecemasan
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Ekonomi Desa Naik Kelas: Kisah Desa Manemeng Bersama Program Desa BRILiaN BRI
-
Kecelakaan Motor vs Mobil di Jalan Medan-Tarutung, 2 Pemuda Tewas
-
Ini Strategi Alihkan Anak dari Kebiasaan Gawai, Orang Tua Wajib Tahu!
-
Menteri Hukum Pantau Kasus Videografer Amsal Sitepu
-
XL ULTRA 5G+ Versi Ookla: Internet 5G Tercepat di Indonesia