- Pembunuhan terhadap korban Sidon Tarigan (53) terjadi di Penginapan Lestari, Karo, Sumatera Utara, pada Rabu 31 Desember 2025.
- Pelaku berinisial RFG (17) berhasil ditangkap petugas pada Kamis dini hari di Kabupaten Pakpak Bharat.
- Penyidik masih mendalami motif dan telah mengajukan autopsi, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP.
SuaraSumut.id - Kasus pembunuhan terjadi di Penginapan Lestari, Jalan Jamin Ginting, Desa Sumber Mufakat, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).
Peristiwa itu diketahui Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 13.20 WIB. Korban bernama Sidon Tarigan (53), warga Desa Kutambaru, Kecamatan Tiganderket.
Ia ditemukan tewas di kamar nomor 1C penginapan tersebut dengan posisi tertelungkup dan tubuh dipenuhi luka serta darah.
Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Eriks R menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang mendengar adanya keributan di dalam penginapan.
Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas segera mendatangi lokasi, memasang garis polisi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh.
"Setelah melakukan penyelidikan, tim bergerak mengejar pelaku," katanya, Minggu, 4 Januari 2026.
Upaya pengejaran tersebut membuahkan hasil. Pada Kamis, Januari 2026, sekitar pukul 02.30 WIB, petugas menangkap pelaku berinisial RFG (17) di Desa Sukaramai, Kecamatan Kerajaan, Kabupaten Pakpak Bharat.
Ia ditangkap di rumah orang tuanya tanpa adanya perlawanan. Selain mengamankan RFG, petugas juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.
Barang bukti yang diamankan meliputi satu potong baju, satu unit mobil Kuda warna hitam, satu buah pisau bergagang kayu, dompet, koper, jaket hitam, dua unit telepon genggam, serta satu buah kacamata.
Eriks R menambahkan, hingga kini penyidik masih terus mendalami motif yang melatarbelakangi aksi pembunuhan tersebut.
"Pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif. Kami juga telah meminta autopsi terhadap jenazah korban di Rumah Sakit Bhayangkara Medan," jelasnya.
Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun
-
Korban Pembunuhan di Madiun Dicibir Pelakor, Aktivis Perempuan: Memangnya Boleh Dibunuh?
-
Korban Pembunuhan di Madiun Disudutkan karena Status Istri Siri, Aktivis Desak Edukasi Publik
-
IFW Soroti Kerentanan Perempuan dalam Pernikahan Siri Usai Kasus Pembunuhan di Madiun
-
Pembunuhan Perempuan di Madiun Termasuk Femisida, IFW Desak Pelaku Dijerat Pasal 459 KUHP
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih
-
Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara
-
Remaja di Medan Pukul Teman hingga Tewas Gegara Kesal Dimaki
-
Pengiriman 144 Balpres Ilegal dari Bandung ke Medan Digagalkan
-
Tembok Basah Padahal Tidak Hujan? Coba Cek Kondisi AC