- Jurnalis Royman M. Hamid ditangkap aparat kepolisian di Morowali, Sulawesi Tengah, pada Selasa, 6 Januari 2026.
- Penangkapan ini disorot karena aparat bersenjata lengkap dan dianggap berlebihan terhadap jurnalis tersebut.
- Kapolres Morowali menyatakan penangkapan terkait dugaan pembakaran kantor perusahaan tambang, bukan profesi jurnalistiknya.
SuaraSumut.id - Sebuah video memperlihatkan penangkapan seorang jurnalis bernama Royman M. Hamid oleh aparat kepolisian di Morowali, Sulawesi Tengah, viral di media sosial.
Dilihat dari unggahan video akun TikTok Sinjai Update, Selasa, 6 Januari 2026, Royman terlihat didatangi oleh sejumlah anggota polisi, baik yang mengenakan seragam dinas lengkap dengan senjata laras panjang maupun petugas berpakaian sipil.
Aparat menyebut telah membawa dokumen administrasi penangkapan. Namun, saat Royman meminta agar dokumen tersebut dapat didokumentasikan sebagai bentuk hak hukum dirinya, permintaan itu tidak direspons.
Ketegangan pun tak terhindarkan. Proses penangkapan berubah menjadi tindakan paksa. Seorang polisi berpakaian sipil, memakai rompi dan berambut gondrong terlihat memiting Royman dari belakang, sebelum akhirnya digiring masuk ke dalam mobil.
"Bawa, bawa," kata petugas kepolisian dengan suara keras.
Berdasarkan rekaman video serta keterangan sejumlah warga, banyak pihak menyayangkan tindakan aparat terhadap Royman dan rekannya, Arlan.
Keduanya dianggap diperlakukan secara berlebihan, layaknya pelaku kejahatan berat, padahal selama ini dikenal aktif mengawal isu-isu lingkungan dan menyuarakan kepentingan masyarakat Morowali.
Peristiwa ini pun menuai sorotan luas dan memicu perbincangan publik terkait profesionalisme serta pendekatan aparat dalam menangani jurnalis dan aktivis.
"Terlalu berlebihan polisi bersenjata lengkap cuma mau menangkap masayarakat sipil yang tidak bersenjata," kata warganet.
"Kacau yee. Berasa nangkep pelaku yg merugikan negara triliunan. Sampe bawa senjata lengkap begitu," ungkap warganet lainnya.
Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain mengatakan penangkapan Royman terkait dugaan pembakaran kantor perusahaan tambang di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Dirinya menegaskan penangkapan tersebut tidak berkaitan dengan profesi Royman sebagai jurnalis.
“Penangkapan RM ini murni terkait dugaan keterlibatan dalam kasus pembakaran. Tidak ada kaitannya dengan yang bersangkutan bekerja sebagai jurnalis,” katanya kepada wartawan.
Berita Terkait
-
Viral Loker Sekretaris Pribadi, Syaratnya Siap Melayani Hubungan Intim, Gajinya Bikin Kaget
-
Bak Tukang Sayur, Viral Kopdes Merah Putih Jualan Keliling Bawa Sembako di Mojokerto
-
Viral Bapak-Bapak Yasinan Pakai Kostum Drama Kolosal Tiongkok, Netizen: Pantes Istana Langit Sepi
-
Viral Diduga Oknum Bagi-bagi Teh Kemasan Isi Sabun untuk Meracuni Peserta Demo
-
Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Mobil Mercedes-Benz Tabrak Warung Mi Balap di Deli Serdang, Satu Orang Tewas
-
Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini
-
Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional
-
Polisi Gerebek Gudang Pinang Narkoba di Deli Serdang, Sita 3 Kg Sabu-10 Ribu Ekstasi
-
Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026