- Indata Komunika Cemerlang mengadakan diskusi publik bedah buku "Menguji Reset Indonesia" pada 5 Februari 2026 di Medan.
- Diskusi utama akan membahas evaluasi kebijakan publik dan menawarkan visi baru reset di berbagai sektor bangsa.
- Acara ini juga menampilkan pameran foto bencana serta talkshow krisis iklim bersama Green Justice Indonesia.
SuaraSumut.id - Indata Komunika Cemerlang akan menggelar acara bedah buku bertajuk “Menguji Reset Indonesia” karya Dandhy Laksono, Farid Gaban, Yusuf Priambodo dan Benaya Harobu.
Acara yang akan diselenggarakan di Serayu Cafe and Space pada Kamis, 5 Februari 2026, akan menghadirkan Dandhy Laksono dan Benaya Harobu sebagai narasumber utama. Selain itu hadir juga Ibnu Avena Matondang yang merupakan akademisi sebagai pembanding nantinya.
Direktur Utama Indata Komunika Cemerlang, Fika Rahma menyampaikan bahwa buku ini merupakan refleksi mendalam atas kondisi bangsa.
“Kita tidak bisa terus berjalan dengan pola lama. Reset Indonesia adalah tawaran untuk memulai kembali dengan fondasi yang lebih kokoh,” kata Fika, Rabu, 4 Februari 2026.
Beberapa poin utama yang akan dibahas dalam acara ini antara lain analisis kritis yaitu mengevaluasi kebijakan publik yang selama ini berjalan. Kemudian visi baru yaitu menawarkan strategi reset di sektor ekonomi, pendidikan, dan hukum.
Selain itu juga akan dilaksanakan dialog terbuka yang memberikan ruang bagi audiens untuk berinteraksi langsung dengan pemikir-pemikir kritis.
Acara ini terbuka untuk umum dengan melakukan pendaftaran dengan membeli tiket yang nantinya akan ditukarkan dengan buku Reset Indonesia dan snack.
“Dengan membeli tiket, peserta sudah mendapatkan langsung buku Reset Indonesia dan snack dalam acara. Melalui diskusi ini, diharapkan lahir diskursus yang konstruktif demi kemajuan Indonesia yang lebih baik,” kata Fika.
Fika Rahma mengatakan, kegiatan ini berkolaborasi dengan Green Justice Indonesia.
“Jadi kita tidak hanya diskusi tentang buku Reset Indonesia, melainkan ada pameran foto bencana dan talkshow bertema Suara Anak Muda dan Krisis Iklim oleh kawan-kawan dari Green Justice Indonesia,” ungkapnya.
Talkshow ini nantinya akan membahas tentang suara anak muda dan krisis iklim, bahwa di penghujung 2025, terjadi bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Korban jiwa lebih dari seribu orang dan seratusan masih hilang. Ribuan desa terdampak dan puluhan yang lenyap.
Kerugian harta benda tak terkira. Peristiwa ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda, tetapi juga memperlihatkan kerentanan wilayah terhadap krisis iklim.
Degradasi lingkungan, serta lemahnya kesiapsiagaan dan mitigasi berbasis komunitas. Bencana-bencana tersebut menegaskan bahwa perubahan iklim bukan lagi isu masa depan, melainkan realitas yang sedang dan akan terus dihadapi masyarakat.
Untuk memperluas pemahaman tersebut, diperlukan ruang dialog yang mempertemukan perspektif visual, sains iklim, advokasi lingkungan, serta refleksi kritis melalui literasi publik.
Talkshow ini menghadirkan narasumber Prayugo Utama dari Voice of Forest, Nanda Fahriza Batubara sebagai Jurnalis, Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Utara yaitu Wahyu dan Direktur Green Justice Indonesia yaitu Panut Hadisiswoyo.
Berita Terkait
-
Viral Oki Rengga Ngamuk di Tribun Stadion Gegara Spanduk Karhutla, Ngaku Hampir Dibunuh Pemerintah
-
Pemutihan Pajak Kendaraan di Sumut Berlangsung Selama November 2026, Ini Kemudahan yang Diberikan
-
Persija Gagal Kalahkan PSMS, Asisten Shin Tae-yong Akui Anak Asuhnya Kewalahan
-
Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship
-
Tanpa Shin Tae-yong, Persija Gagal Kalahkan PSMS Medan di League Cup
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan
-
Jangan Dibuang! Biji Delima Ternyata Punya Banyak Manfaat Kesehatan
-
Free Fire Hadirkan Event Storm Arena Jelang FFWS Global Finals 2026 Bangkok
-
Pria 59 Tahun di Banda Aceh Ditangkap, Diduga Lecehkan Dua Anak di Bawah Umur
-
Banjir Aceh Selatan Meluas, 205 Warga Mengungsi dan 794 Jiwa Terdampak