- Polisi menangkap DS (23) di area parkir mal Kota Medan setelah korban melapor kehilangan motor pukul 19.00 WIB.
- DS yang beraksi bersama rekannya berinisial R mengaku telah melakukan pencurian motor sebanyak 18 kali.
- Pelaku ditembak petugas saat pengembangan kasus karena berusaha melarikan diri dari penangkapan kepolisian.
SuaraSumut.id - Satu kawanan pencuri motor yang kerap beraksi di sekitaran parkir salah satu mal di Kota Medan, ditangkap pihak kepolisian. Komplotan itu ternyata sudah beraksi sekitar 18 kali.
Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Poltak Tambunan, kejadian bermula saat korban datang ke mal itu dan memarkirkan motornya. Selanjutnya korban pun masuk.
Namun saat hendak pulang sekitar pukul 19.00 WIB, sepeda motornya sudah raib. Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Medan Baru.
Petugas kemudian turun ke lokasi melakukan penyelidikan. Saat petugas melintas di pintu keluar mal, petugas mencurigai dua orang pria masing-masing mengendari sepeda motor.
Salah satu motor itu disebut persis dengan motor korban. Petugas berupaya menangkap keduanya. Namun, petugas hanya mengamankan DS (23).
“Salah satu dari mereka membawa motor milik korban. Kami langsung melakukan penangkapan, namun satu pelaku lainnya berhasil melarikan diri membawa sepeda motor tersebut,” katanya kepada wartawan, Rabu, 4 Ferbruari 2026.
Selanjutnya, petugas membawa DS untuk mencari pelaku lainnya. Namun saat pengembangan, pelaku berupaya melarikan diri hingga petugas menembak pelaku.
“Pelaku berupaya melarikan diri, sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan, DS mengaku mencuri motor bersama rekannya berinisial R, yang kini masih dalam pengejaran.
“DS mengakui telah 18 kali mencuri motor. Hasil kejahatan digunakan untuk bersenang-senang, membeli narkoba, serta membayar cicilan sepeda motor,” jelasnya.
Akibat perbuatannya, pelaku dipersangkakan dengan Pasal 477 KUHP dengan ancaman hukuman penjara hingga 7 tahun.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Dunia Pelototi Kasus Pembunuhan Jurnalis Rico Pasaribu: Investigasi Bongkar Kejanggalan Serius
-
Libur Sekolah, Ratusan Anak Ikuti Sunat Massal di Mal
-
Mal Jakarta Mulai Sepi, Kunjungan Turun 10 Persen Akibat Daya Beli Masyarakat Melemah
-
Open House SRMP 2 Medan, Gus Ipul Ajak Masyarakat Lihat Gambaran Utuh Sekolah Rakyat
-
Iring-Iringan Presiden Jerman Tembus Jantung Jakarta, Jalur Protokol Steril Sempurna
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Kecelakaan Mobil vs Truk di Taput Bikin Pengiriman 112 Kg Ganja dari Madina ke Medan Terungkap
-
DPM Salurkan Bantuan Tas Sekolah bagi 132 Siswa Berprestasi
-
Viral Emak-emak Gerebek Pondok Narkoba di Labuhanbatu
-
Polisi Gelar Pra Rekonstruksi Kematian Steven Arya di Langkat