Suhardiman
Rabu, 11 Februari 2026 | 12:26 WIB
Ilustrasi mayat bayi. [Antara]
Baca 10 detik
  • Mayat bayi laki-laki baru lahir ditemukan pada Selasa, 10 Februari 2026, di kompleks perumahan Jalan Bilal, Medan Timur.
  • Ibu bayi, seorang asisten rumah tangga berinisial SA (19), melahirkan dan membuang bayinya di belakang rumah majikan.
  • Pihak kepolisian menemukan bukti dan menginterogasi SA yang kemudian mengakui perbuatannya terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.

SuaraSumut.id - Mayat bayi ditemukan di salah satu komplek perumahan di Jalan Bilal, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Bayi berjenis kelamin laki-laki yang baru saja lahir itu dibuang ibunya berinisial SA (19).

"Ibu bayi bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART),” kata Kapolsek Medan Timur Kompol Agus M Butar-Butar, Selasa, 10 Februari 2026 kemarin.

Awalnya petugas mendapat informasi adanya penemuan mayat bayi di komplek perumahan tersebut. Petugas kemudian turun ke lokasi dan menemukan mayat bayi berada di dalam kotak.

Mayat bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang ART yang sedang membersihkan bagian belakang rumah.

“Saksi curiga karena kardus yang hendak dipindahkan terasa berat. Saksi kemudian membuka kardus dan melihat ada bayi,” ujarnya.

Saksi kemudian memberitahukan soal penemuan bayi kepada majikannya. Penemuan itu lalu oiberitahukanm kepada satpam Komplek dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Petugas pun melakukan penyelidikan dan menginterogasi sejumlah orang yang berada di komplek. Petugas juga menemukan bercak darah di pakaian SA dan di dalam kamar mandi rumah tersebut.

Setelah diinterogasi, SA mengakui telah melahirkan bayi itu sekitar pukul 03.30 WIB di kamar mandi rumah tempatnya bekerja. Selanjutnya, bayi tersebut diletakkannya di belakang rumah majikannya.

Selanjutnya, bayi tersebut dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diautopsi. Selain itu, SA juga dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.

Menurut keterangan majikan SA, Mulyono, ia sama sekali tidak mengetahui bahwa asisten rumah tangganya itu sedang hamil. Bahkan, rekan sesama pekerja yang sekamar dengannya juga tidak menyadari kondisi tersebut, diduga karena pelaku berupaya menutupi kehamilannya.

Kontributor : M. Aribowo

Load More