- Polisi berhasil menggagalkan penyelundupan total 95 kg sabu dari lokasi terpisah di Asahan, Tanjung Balai, dan Medan.
- Kasus pertama melibatkan 80 kg sabu dan 50.000 ekstasi yang akan dikirim ke Jakarta oleh dua tersangka.
- Pengungkapan kedua mengungkap 15 kg sabu melalui modus *ship-to-ship* di perairan Tanjung Balai, melibatkan dugaan perompakan laut.
“Modusnya adalah ship-to-ship. Kapal yang digunakan oleh tersangka MR dan tersangka JS itu ke tengah laut di Tanjung Balai,” ujar Kapolrestabes Medan.
Ia menjelaskan, barang bukti sabu tersebut disamarkan dengan cara yang cukup rapi dan terencana. Modifikasi dilakukan pada jerigen yang seolah-olah digunakan untuk membawa bahan bakar solar.
“Dan ada yang menarik di sini, saya menyampaikan bahwa seluruh barang bukti ini dimasukkan ke dalam jerigen yang sudah dimodifikasi. Jerigen yang sudah dimodifikasi ada di sebelah sana,” katanya.
Lebih lanjut, ia merinci bahwa sabu tersebut dimasukkan ke dalam jerigen dan disamarkan sedemikian rupa agar tidak menimbulkan kecurigaan saat proses distribusi.
“Pada saat pengembangan di salah satu rumah, setidaknya ada 17 drum yang sama, yang dijahit, yang ditangkap sesuai dengan fakta penangkapan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, dalam proses penyelidikan terungkap adanya dugaan tindak kejahatan lain yang terjadi di tengah laut, yakni perampokan terhadap narkoba yang tengah dibawa para tersangka.
“Kejahatan-kejahatan lain di tengah laut, saya mengatakan bahwa pada tersangka ini ada kejadian merampok narkoba di tengah laut," imbuhnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus mendalami keterangan para tersangka untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran sabu tersebut.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
Bareskrim Ungkap Peran Vital The Doctor: Penyuplai Narkoba Ko Erwin dan White Rabbit Jakarta!
-
Diburu dari Pontianak hingga Penang, The Doctor Otak Jaringan Narkoba Ko Erwin Akhirnya Tertangkap
-
Sambil Nangis, Ammar Zoni Sebut Perceraian dengan Irish Bella Pemicu Kehancuran Mentalnya
-
Wakalemdiklat Polri Ungkap Data Peserta Didik Bermasalah 2025: Narkoba, Joki, hingga Kasus Kematian
-
Jadi Kurir Sabu 1 Kg di Pasar Senen, Pria di Jakpus Terancam Penjara Usai Diupah Rp20 Juta
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Berkas 4 Oknum BAIS TNI Tersangka Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Dilimpahkan ke Otmil
-
Resmi! Lurah Kalisari Dinonaktifkan Buntut Skandal Tangani Laporan di JAKI Pakai Foto AI
-
Efek Konflik Global: Plastik Langka, Pedagang Siomay hingga Penjual Jus Tercekik Biaya Produksi
-
Serangan Brutal di Istanbul, 3 Orang Tewas di Dekat Konsulat Israel
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
Terkini
-
Nyak Sandang, Penyumbang Pembelian Pesawat Pertama RI Meninggal Dunia
-
Dorong UMKM Semakin Produktif, BRI Regional Office Palembang Salurkan KUR Rp 2,34 Triliun
-
Kisah Agen di Medan Tumbuh Berkat Tren Bisnis Fesyen, Kantongi Omzet hingga Miliaran
-
Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumut Lipat Gandakan Kuota Penyaluran Beras SPHP
-
Unggul Jumlah Pemain Tapi Gagal Menang, Pelatih PSMS Medan: Kami Sangat Kecewa