- Manulife Indonesia melalui yayasannya menyalurkan bantuan Rp175 juta untuk korban bencana di Aceh Tamiang.
- Bantuan diserahkan pada 28 Februari 2026, meliputi kebutuhan esensial bagi lebih dari 200 warga terdampak.
- Dana bantuan tersebut terkumpul dari kontribusi karyawan dan unit bisnis Manulife Indonesia beserta yayasannya.
SuaraSumut.id - Manulife Indonesia melalui Yayasan Manulife Peduli menyalurkan bantuan senilai Rp175 juta kepada masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Kampung Durian, Kecamatan Rantau, Kabupaten Aceh Tamiang.
Bantuan diserahkan langsung kepada perwakilan warga pada 28 Februari 2026, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap proses pemulihan masyarakat pascabencana.
Dana yang terkumpul berasal dari kontribusi para karyawan Manulife Indonesia, Manulife Syariah Indonesia, Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), DPLK Manulife Indonesia, serta Yayasan Manulife Peduli.
Penyaluruan difokuskan pada kebutuhan mendesak masyarakat, seperti perlengkapan rumah tangga, kebutuhan konsumsi, pakaian, perlengkapan sanitasi, hingga perlengkapan ibadah.
Lebih dari 200 warga terdampak banjir dan longsor di Aceh Tamiang menerima manfaat langsung dari bantuan tersebut.
Perwakilan Manulife Indonesia menyampaikan bahwa aksi tanggap bencana ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.
“Melalui Yayasan Manulife Peduli, perusahaan berupaya memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan warga,” kata Head of Corporate Communication PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, Fitriannisa Soegiharto, dalam keterangan yang diterima, Selasa, 3 Maret 2026.
Diketahui, bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh Tamiang pada akhir November 2025, meninggalkan dampak signifikan bagi masyarakat.
Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, akses transportasi terganggu, serta aktivitas ekonomi dan pendidikan terhenti sementara.
Dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta, diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan membantu warga bangkit kembali.
Melalui inisiatif ini, Manulife Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan serta mendukung upaya penanganan bencana di berbagai daerah di Indonesia.
Berita Terkait
-
Dikaitkan Sosok SAM Si Pencabul Santri Pria, Ustaz Solmed Banjir Panggilan Ceramah
-
Kebon Pala Kembali Terendam Banjir 1,4 Meter, Warga Pilih Bertahan di Lantai Dua
-
Tips Aman Menghindari Penipuan Berkedok Bantuan Sosial Online
-
Prabowo: Kita Tidak Sombong, Tapi Indonesia Kini di Pihak yang Memberi Bantuan bagi Dunia
-
96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 13 WNI Calon Jemaah Haji Nonprosedural di Kualanamu
-
11 Desa di Lima Kecamatan Aceh Utara Dilanda Banjir Rob dan Abrasi Pantai
-
Tarif Parkir Inap Bandara Kualanamu 2026, Ini Rinciannya
-
2 Nelayan Aceh Divonis 15 Tahun Penjara Kasus Peredaran 1 Kg Kokain
-
Ketahuan Simpan Vape Narkoba Dalam Tumpukan Roti, ASN Pemprov Sumut Ditangkap