- Seorang pria berinisial ARS (30) di Tapanuli Tengah ditangkap polisi terkait kasus penganiayaan dan KDRT.
- Pelaku dilaporkan menganiaya tante (41) pada 4 Maret dan istrinya (29) pada 5 Maret 2026.
- ARS (30) diamankan Polres Tapteng pada 6 Maret 2026 setelah dua laporan polisi diterima petugas.
SuaraSumut.id - Seorang pria di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan aksi kekerasan terhadap istri dan kerabatnya sendiri.
Atas perbuatannya, pelaku berinisial ARS (30), warga Kelurahan Hutabalang, Kecamatan Badiri, diamankan oleh tim Sat Reskrim Polres Tapanuli Tengah.
Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima dua laporan berbeda terkait dugaan penganiayaan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh pelaku.
Kasat Reskrim Polres Tapanuli Tengah Iptu Dian Agustian Perdana membenarkan penangkapan tersebut. Ia mengatakan pihaknya menindaklanjuti dua laporan polisi sekaligus, yakni terkait kasus penganiayaan dan kasus KDRT.
Ia menjelaskan peristiwa pertama terjadi pada Rabu 4 Maret 2026 dan menimpa seorang perempuan berinisial RP (41) yang merupakan tante pelaku.
Menurut keterangan polisi, insiden bermula dari perselisihan keluarga di rumah korban. Pertengkaran tersebut kemudian berujung pada aksi kekerasan.
“Dalam percekcokan itu, pelaku diduga memukul wajah korban dan bahkan melemparkan batu hingga korban terjatuh dan sempat pingsan di lokasi kejadian,” kata Dian ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Selasa 10 Maret 2026.
Tidak berhenti di situ, pada Kamis, 5 Maret 2026 sekitar pukul 01.00 WIB, pelaku kembali melakukan tindakan kekerasan terhadap istrinya sendiri yang berinisial NG (29).
Diduga dalam kondisi dipengaruhi alkohol, pelaku emosi saat meminta dibukakan pintu rumah oleh istrinya. Cekcok mulut pun tidak terhindarkan.
“Saat korban hendak mengambil hijab, pelaku diduga melakukan pemukulan berulang kali serta mencekik leher korban,” ujar Dian.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka memar di bagian mata kiri dan leher. Untuk menyelamatkan diri, korban akhirnya melarikan diri dari rumah.
Menindaklanjuti dua laporan tersebut, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Tapanuli Tengah segera melakukan penyelidikan dan pelacakan terhadap pelaku.
Pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 20.30 WIB, polisi memperoleh informasi mengenai keberadaan ARS di Lingkungan III, Kelurahan Hutabalang.
“Tim langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan,” jelas Dian.
Saat ini pelaku telah dibawa ke Mapolres Tapanuli Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai dengan hukum yang berlaku.
Berita Terkait
-
Bintang Sinetron Evan Marvino Diduga Aniaya Istri, Tak Terima saat Ditagih Uang Nafkah
-
Selebgram Wasmah Syirin Akui Jadi Korban KDRT, Sebut Proses Cerai Dipersulit Suami
-
Perempuan NasDem Lawan KDRT Lewat Film: Kekerasan Bukan Aib, Jangan Diam
-
Pelaku Penganiayaan di Jakbar Mengaku Lupa Kejadian karena Mabuk
-
Ibu Muda Ditemukan Tewas Bersama Balitanya, Suami Diamankan Polisi
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Diskusi Dengan Ombudsman RI, Imigrasi Sumut Kedepankan Semangat 'Imigrasi untuk Rakyat'
-
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat-Lawan Kejahatan Digital
-
Warga Pendukung MBG Demo di Depan Kantor Gubsu, Sindir Mahasiswa UGM-UI
-
Pria Tewas Dikeroyok di Pematangsiantar, Berawal Cekcok Harga Tato
-
55 Calon Anggota KPID Sumut 2026-2029 Lolos Seleksi Administrasi, Ini Nama-namanya