Suhardiman
Rabu, 08 April 2026 | 12:03 WIB
Banjir di Aceh Barta. [Antara]
Baca 10 detik
  • BPBD Aceh Barat mengerahkan personel ke empat desa di Kecamatan Woyla Barat akibat banjir pada 7 April 2026.
  • Curah hujan tinggi menyebabkan luapan air sungai merendam permukiman dan akses jalan setinggi 15 hingga 30 sentimeter.
  • Petugas gabungan tetap bersiaga memantau kondisi di lapangan meskipun warga saat ini belum ada yang melakukan pengungsian.

SuaraSumut.id - Banjir merendam empat desa di Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat. Hal ini diakibatkan curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur sejak 6 hingga 7 April 2026.

Adapun desa yang terendam banjir yaitu Desa Napai, Desa Blang Luah, Desa Cot Rambong serta Desa Alue Leuhop.

"Tingginya debit air mengakibatkan drainase dan sungai di sekitar permukiman masyarakat, tidak mampu menampung volume air, sehingga meluap ke area pemukiman dan jalan lintas," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat, Teuku Ronald, melansir Antara, Rabu, 8 April 2026.

Berdasarkan laporan dari petugas di lapangan, air mulai memasuki pemukiman warga pada Selasa, 7 April 2026 sore. Hingg saat ini sejumlah permukiman warga masih terendam air.

Saat ini ketinggian debit air masih menggenangi rumah-rumah warga dan akses jalan utama dengan ketinggian berkisar antara 15-30 sentimeter.

Meski aktivitas warga mulai terhambat akibat genangan di badan jalan, sejauh ini belum ada laporan masyarakat yang mengungsi.

"Sejauh ini masyarakat masih bertahan di rumah masing-masing," ujarnya.

Pihaknya telah mengerahkan sejumlah unsur diantaranya petugas BPBD Aceh Barat, personel pos woyla, TNI, Polri serta turut di bantu oleh masyarakat di sekitar lokasi bencana.

"Kami terus memantau situasi secara berkala. Tim di lapangan juga tetap bersiaga untuk mengantisipasi jika debit air kembali naik," ungkap Ronald.

BPBD Aceh Barat mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang dapat meningkatkan ketinggian air sewaktu-waktu.

Load More