- Pardiansyah Sitompul tewas dianiaya warga di area tambang emas Desa Saba Padang, Mandailing Natal, pada 8 April 2026.
- Korban dianiaya warga karena dituduh melakukan pencurian di lokasi pengolahan emas setelah sempat terjadi perlawanan menggunakan parang.
- Polres Mandailing Natal menetapkan enam orang tersangka atas tindakan kekerasan yang menyebabkan korban meninggal dunia tersebut.
SuaraSumut.id - Kasus dugaan penganiayaan menelan korban jiwa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut).
Seorang pria bernama Pardiansyah Sitompul meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh sejumlah orang yang menuduhnya sebagai pelaku pencurian.
Peristiwa terjadi pada Rabu, 8 April 2026, sekitar pukul 04.30 WIB, di area pengolahan emas di Desa Saba Padang, Kecamatan Hutabargot.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan oleh istri korban, Lesnida Sari Nasution melalui Laporan Polisi Nomor LP/B/52/IV/2026/SPKT/Polres Mandailing Natal/Polda Sumatera Utara.
Kronologi Dugaan Penganiayaan
Menurut Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal, AKP Ikhwan, kejadian bermula dari dugaan pencurian di lokasi pengolahan emas atau glundungan.
Beberapa warga yang merasa sering kehilangan barang kemudian melakukan pengintaian di sekitar lokasi tambang.
"Saat melihat dua orang yang mencurigakan memasuki area tersebut, warga langsung melakukan penyergapan sambil berteriak maling"," kata Ikhwan, Sabtu, 11 April 2026.
Korban sempat melakukan perlawanan menggunakan parang untuk melindungi diri. Namun situasi berubah menjadi brutal saat sejumlah warga ikut mengejar korban hingga ke area perkebunan nanas.
Di lokasi itulah korban diduga mengalami penganiayaan secara bersama-sama hingga mengalami luka berat.
"Korban dikejar dan diamankan. Di lokasi itulah terjadi tindakan kekerasan secara bersama-sama yang menyebabkan korban mengalami luka berat,” ujarnya.
Korban Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit
Setelah penganiayaan terjadi, kata Ikhwan, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan untuk mendapatkan perawatan medis.
Namun kondisi korban sudah kritis dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Jenazah lalu dirujuk ke RSUD Sipirok guna menjalani proses autopsi untuk kepentingan penyelidikan.
Enam Orang Resmi Jadi Tersangka
Berita Terkait
-
Gubsu Bobby Nasution Minta Publik Hentikan Komentar Negatif terhadap Korban MBG di Karo
-
Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026
-
Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan
-
Motif Pengeroyokan Bambang Terungkap! Tersangka Ngaku Kesal Mata Pencaharian Terganggu Kericuhan
-
Tiga Tersangka Penganiayaan Bambang Ditangkap, Terungkap dari Sidik Jari Gelas dan Piring
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap
-
PSMS Medan Targetkan 3 Poin di Kandang Sumsel United
-
3 Barang Ini Sebaiknya Tidak Diletakkan di Atas Mesin Cuci, Bisa Berbahaya
-
Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan
-
Heboh Pelat Mobil 'BK 54 NGE' di Medan, Pemilik Kendaraan Ditilang