- Perum Bulog Kanwil Sumut menyediakan 4.140 ton stok jagung untuk memenuhi kebutuhan pakan peternak ayam petelur daerah.
- Penyaluran jagung SPHP telah menjangkau lima kabupaten sentra peternak ayam untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga akibat menyusutnya panen.
- Bulog menetapkan harga pembelian jagung sebesar Rp6.400 per kilogram dengan menggandeng berbagai pihak untuk mengoptimalkan penyerapan hasil petani.
SuaraSumut.id - Perum Bulog Kanwil Sumut menyatakan bahwa stok jagung yang berada di gudang mencapai 4.140 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) bagi peternak ayam petelur.
“Stok jagung pipil tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan peternak ayam petelur di Sumut," kata Pimwil Perum Bulog Sumut, Budi Cahyanto, melansir Antara, Selasa, 14 April 2026.
Budi mengatakan terdapat potensi kenaikan harga jagung di Sumut seiring panen yang mulai menyusut, sehingga penyaluran sesuai perintah pemerintah pusat perlu segera dilakukan.
Pihaknya siap menyalurkan jagung tersebut. Dari total stok 4.140 ton, Bulog sebelumnya telah melakukan penyaluran sebanyak 1.418 ton kepada peternak ayam petelur dalam program SPHP.
Penyaluran jagung SPHP itu menyasar peternak di Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Asahan.
Menurut dia, daerah tersebut merupakan sentra peternak ayam petelur yang memasok kebutuhan telur untuk pasar Sumatera Utara.
“Selain itu, penyerapan jagung masih berpotensi bertambah, terutama dari Kabupaten Simalungun, Kabupaten Karo, Kabupaten Pakpak Bharat, dan Kabupaten Padang Lawas Utara,” ujarnya.
Total penyerapan jagung pipil dari petani mencapai 2.060 ton pada periode Januari hingga 11 April 2026.
Untuk mengoptimalkan penyerapan, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan memperkuat kerja sama dengan gabungan kelompok tani (Gapoktan), Polri, serta pemerintah daerah.
Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga, Bulog Sumut Lipat Gandakan Kuota Penyaluran Beras SPHP
Ia mengatakan harga pembelian Bulog sebesar Rp6.400 per kilogram di tingkat petani. Jagung pakan yang disalurkan merupakan Jagung Pipil Kering (JPK) hasil pengadaan dalam negeri dengan kadar air (KA) 14 persen dan kandungan aflatoksin maksimal 50 ppb.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
Terkini
-
Gerindra Klaim Polisi yang Tangkap Kadernya di Jatim Dimutasi karena Diduga Minta Uang
-
Komplotan Pencuri Motor Modus Tabrak Adik Ditangkap, Beraksi di 50 TKP Sumut
-
Suka Minum Kopi Pagi Hari? Jangan Lewatkan Segelas Air Putih
-
Rutin Makan Kacang Tanah, Penelitian Ungkap Manfaatnya untuk Daya Ingat
-
Jangan Sepelekan! 4 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Cat Mobil Baret dan Cara Mencegahnya