- Pemadaman listrik total di Sumatera Bagian Utara mendorong masyarakat menggunakan genset untuk menunjang aktivitas penting di rumah.
- Pengguna wajib menempatkan genset di area terbuka serta menjaga jarak aman guna menghindari paparan gas karbon monoksida.
- Gunakan kabel standar, perhatikan kapasitas beban, dan matikan perangkat elektronik sebelum menyalakan genset agar tidak terjadi kerusakan.
Lonjakan arus listrik saat genset pertama kali dinyalakan dapat merusak perangkat elektronik sensitif seperti televisi, komputer, dan kulkas.
Karena itu, matikan terlebih dahulu perangkat elektronik sebelum genset dihidupkan. Setelah arus listrik stabil, baru sambungkan perangkat satu per satu.
Langkah ini penting untuk menjaga umur perangkat elektronik tetap awet selama pemadaman listrik berlangsung.
Perhatikan Kapasitas Daya Genset
Setiap genset memiliki kapasitas daya berbeda. Jangan memaksakan genset kecil untuk menyalakan seluruh perangkat elektronik sekaligus.
Jika beban terlalu besar, genset bisa cepat panas dan mengalami kerusakan. Bahkan dalam kondisi tertentu, genset dapat mati mendadak.
Prioritaskan penggunaan listrik untuk kebutuhan penting seperti lampu penerangan, kulkas, pompa air, dan pengisian daya ponsel.
Isi Bahan Bakar dengan Aman
Banyak kasus kebakaran terjadi karena pengguna mengisi bahan bakar genset saat mesin masih panas atau menyala.
Hal ini sangat berbahaya karena percikan api kecil bisa memicu ledakan. Pastikan genset dimatikan terlebih dahulu dan tunggu mesin dingin sebelum mengisi bahan bakar.
Gunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan agar performa genset tetap optimal.
Rutin Memeriksa Oli dan Kondisi Mesin
Agar genset tetap bekerja maksimal saat blackout, lakukan pemeriksaan rutin pada oli dan komponen mesin.
Genset yang jarang dirawat berisiko sulit dinyalakan ketika benar-benar dibutuhkan. Selain itu, mesin yang kotor juga dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih boros.
Cek kondisi filter udara, busi, dan oli secara berkala agar genset tetap awet dan siap digunakan kapan saja.
Berita Terkait
-
Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
Apa Penyebab Sumatera Blackout? Ini Kondisi Terbarunya, Disebut Beda dari Mati Lampu Biasa
-
PLN Sedang Selidiki Penyebab Mati Lampu di Sumatra Bagian Utara
-
Sumatra Gelap Gulita, Ini Penjelasan PLN
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
3 Cushion Lokal Anti Luntur yang Bikin Wajah Tetap Glowing Saat Cuaca Panas
-
3 Bedak Padat Murah Tahan Lama dan Anti Luntur Saat Berkeringat
-
Warung Nasi-Coffee Shop di Medan Menjerit Saat Listrik Padam Massal: Tak Ada Pemasukan
-
2 Karyawan Toko di Batu Bara Tewas Diduga Keracunan Asap Genset Saat Pemadaman Listrik
-
Promo Superindo Hari Ini 24 Mei 2026, Kecap hingga Susu Diskon Gede