Suhardiman
Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:40 WIB
Viera Lovienta, Putri Indonesia Sumatera Barat 2022, praktisi komunikasi, sekaligus alumnus Cardiff University. [Ist]
Baca 10 detik
  • BPODT mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas komunikasi bagi internal lembaga di Radio Del FM, Laguboti, pada 10 Juli 2026.
  • Pelatihan yang dipandu Viera Lovienta ini bertujuan memperkuat strategi komunikasi dan narasi promosi destinasi wisata Danau Toba.
  • Pengembangan kemampuan komunikasi diharapkan mampu meningkatkan efektivitas promosi destinasi serta mendorong pertumbuhan jumlah kunjungan wisatawan ke Danau Toba.

SuaraSumut.id - Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) terus memperkuat kapasitas internal sebagai bagian dari upaya mendorong promosi pariwisata yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Salah satu langkah yang dilakukan melalui pelatihan peningkatan kapasitas komunikasi bagi jajaran internal BPODT, yang menghadirkan Viera Lovienta, Putri Indonesia Sumatera Barat 2022, praktisi komunikasi, sekaligus alumnus Cardiff University.

Pelatihan yang dilaksanakan di kantor Radio Del FM Laguboti, Jumat, 10 Juli 2026 ini menjadi bagian dari komitmen BPODT untuk membangun kemampuan komunikasi yang lebih adaptif, strategis, dan relevan dengan tantangan promosi destinasi wisata saat ini.

Di tengah lanskap komunikasi dan media sosial yang terus berkembang, penguatan kapasitas sumber daya manusia dinilai menjadi fondasi penting agar narasi besar tentang Danau Toba sebagai destinasi pariwisata prioritas dapat tersampaikan secara lebih efektif kepada publik.

Plt Direktur Utama BPODT, Arditama Nusantara Putra, menuturkan bahwa pelatihan ini digelar untuk meningkatkan kemampuan internal dalam menjalankan fungsi komunikasi, sehingga BPODT dapat semakin optimal dalam mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Danau Toba.

Menurutnya, penguatan kapasitas komunikasi tidak lagi dapat dipandang sebagai fungsi pendukung semata, melainkan menjadi bagian penting dari strategi promosi destinasi yang terintegrasi.

“Media sosial dan Komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan fungsi promosi destinasi wisata. Karena itu, peningkatan kapasitas internal di bidang ini menjadi salah satu langkah yang kami pandang strategis dan relevan dengan upaya BPODT untuk terus meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Toba. Terlebih lagi, saat ini jumlah wisatawan yang datang karena terpapar informasi di media sosial semakin dominan,” kata Arditama.

Ia menambahkan, kemampuan untuk menyusun pesan, membangun narasi, serta menyampaikan potensi Danau Toba melalui media sosial dan konvensional secara tepat kepada beragam audiens akan sangat menentukan efektivitas promosi yang dijalankan. Melalui pelatihan ini, BPODT berharap para insan humas dan tim internal memiliki perspektif yang semakin kuat dalam mengemas komunikasi destinasi secara lebih berdampak.

Dalam sesi pelatihan, Viera Lovienta membagikan pandangan mengenai pentingnya komunikasi yang autentik, terukur, dan mampu menjembatani kebutuhan institusi dengan ekspektasi publik. Selain itu, tips trik pembuatan konten yang menarik bagi calon wisatawan juga menjadi materi yang dibagikan.

Baca Juga: Diduga Alami Gangguan Jiwa, Anak Perempuan Tega Habisi Ibu Kandung di Siantar

Viera menilai bahwa penguatan kapasitas komunikasi di institusi, termasuk lembaga yang bergerak di sektor pariwisata, merupakan investasi penting untuk membangun citra destinasi sekaligus memperluas jangkauan promosi.

Viera mengatakan dirinya antusias dapat menjadi mitra institusi dalam meningkatkan kapasitas komunikasi para insan humas di berbagai lembaga. Baginya, kolaborasi semacam ini juga sejalan dengan panggilan pribadinya untuk dapat berkontribusi lebih luas bagi industri pariwisata Indonesia, khususnya melalui bidang komunikasi.

“Saya sangat antusias bisa terlibat dan menjadi mitra institusi dalam meningkatkan kapasitas komunikasi para insan humas di berbagai lembaga. Bagi saya, ini sejalan dengan panggilan untuk ikut berkontribusi lebih bagi industri pariwisata tanah air, khususnya dari sisi komunikasi, karena komunikasi yang baik dapat menjadi jembatan penting untuk memperkenalkan potensi destinasi Indonesia secara lebih luas," katanya.

Load More