- Satres Narkoba Polrestabes Medan menangkap dua pria berinisial MY dan MI karena menyimpan ratusan vape narkoba di Medan.
- Polisi menyita total 710 vape narkoba dari tangan tersangka dan kamar kos mereka pada Kamis, 9 Juli 2026.
- Narkoba tersebut diduga berasal dari jaringan internasional di Malaysia yang diselundupkan melalui jalur perairan ke wilayah Aceh.
SuaraSumut.id - Sebuah kamar kos di kawasan Jalan Pasundan, Medan, dimanfaatkan sebagai gudang penyimpanan ratusan vape narkoba yang diduga merupakan bagian dari jaringan peredaran internasional.
Praktik tersebut dibongkar setelah personel Satres Narkoba Polrestabes Medan dalam penggerebekan yang dilakukan pada Kamis (9/7/2026) kemarin. Dalam operasi itu, polisi mengamankan dua pria asal Lhokseumawe, Aceh, berinisial MY (35) dan MI (28).
Sebelum penggerebekan dilakukan, keduanya lebih dulu ditangkap saat berada di sebuah warung kopi di kawasan Jalan Wahidin, Medan. Dari tangan kedua pelaku, petugas menyita 30 pod getar yang diduga mengandung narkotika.
Pengungkapan tersebut kemudian dikembangkan ke tempat tinggal para pelaku di rumah kos yang mereka sewa di Jalan Pasundan.
Hasilnya, polisi menemukan sekitar 680 vape narkoba berbagai merek yang disimpan secara rapi di dalam kamar.
Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, ratusan vape tersebut disembunyikan di dalam tas ransel yang diletakkan di bawah tempat tidur agar tidak menimbulkan kecurigaan penghuni kos lainnya.
"Ketika dilakukan pengeledahan di kamar kos kedua pelaku, personel menemukan sekitar 680 vape narkoba,” katanya kepada SuaraSumut.id, Jumat 10 Juli 2026.
Menurut Rafli, posisi kamar yang berada di bagian tengah rumah kos membuat aktivitas kedua pelaku tidak mudah terpantau. Kondisi itu diduga sengaja dimanfaatkan sebagai lokasi penyimpanan sebelum barang haram tersebut diedarkan.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga pod getar tersebut dipasok dari Aceh. Namun, sumber utamanya berasal dari Malaysia dan masuk ke Indonesia melalui jalur perairan.
“Barang bukti ditemukan di bawah tempat tidur. Hasil pemeriksaan awal, narkoba dipasok dari Aceh, namun sumber utamanya berasal dari Malaysia. Narkoba masuk ke Indonesia melalui jalur perairan,” jelas Rafli.
Saat ini, petugas masih memburu pemasok yang memasok barang kepada kedua tersangka. Identitas pelaku telah dikantongi dan diketahui berada di wilayah hukum Polda Aceh.
"Kami pastikan pemasok narkoba kepada kedua pelaku akan terus kami kejar," ungkapnya.
Polrestabes Medan juga mengajak masyarakat untuk aktif membantu pemberantasan narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kontributor : M. Aribowo
Berita Terkait
-
7 Tips Memilih Sepeda Gunung Sesuai Medan di Indonesia agar Tidak Salah Beli
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung
-
Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga
-
Bukan Tenggelam! Bercak Darah Buktikan 3 Polisi Katingan Dihabisi Sebelum Dibuang ke Sungai
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Kamar Kos di Medan Disulap Jadi Gudang Vape Narkoba Jaringan Internasional
-
Ibu Kerja ke Malaysia, Remaja di Langkat Jadi Korban Rudapaksa Ayah Kandung
-
BPODT Perkuat Kapasitas Internal, Hadirkan Viera Lovienta-Medsos untuk Dorong Promosi Danau Toba
-
Helikopter Wakil Presiden Jatuh Saat Lepas Landas, Penumpang Selamat
-
Viral Anggota Satpol PP Bireuen Joget Acungkan Jari Tengah, Kini Minta Maaf