- Pemkot Medan mengalokasikan dana APBD 2026 sebesar Rp10 miliar untuk rehabilitasi Gedung Satreskrim Polrestabes Medan melalui tender.
- Proyek rehabilitasi tersebut sebelumnya sempat batal dilaksanakan pada tahun 2025 akibat keterlambatan penerbitan dokumen pelaksanaan anggaran daerah.
- LBH Medan mengkritik kebijakan ini karena dinilai tidak memprioritaskan kebutuhan dasar warga serta mempertanyakan urgensi penggunaan dana APBD.
SuaraSumut.id - Pemkot Medan mengalokasikan anggaran Rp 10 miliar lebih untuk pembangunan atau rehabilitasi Gedung Satreskrim Polrestabes Medan. Hal tersebut diketahui dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP.
Paket dengan kode rancangan umum pengadaan (RUP) 66841851 dijalankan dengan metode tender. Proyek tersebut berada di bawah Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Medan.
"Pembangunan/ Rehabilitasi Gedung Satreskrim Polrestabes Medan," tertulis dalam nama paket di situs yang dilihat, Kamis, 18 Juni 2026.
Pagu anggaran senilai Rp 10.489.160.000 bersumber dari APBD Kota Medan tahun 2026.
Rencana Rehabilitasi Tahun Lalu Batal
Sebelumnya, rencana merehabilitasi gedung Satreskrim Polrestabes Medan pada tahun 2025 batal dilakukan. Hal ini dikarenakan terlambatnya penerbitan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) P-APBD tahun anggaran 2025.
"Berdasarkan surat dari Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan tata Ruang Kota Medan Tanggal 12 November 2025, nomor 600.1.15.2/17272, hal Permohonan Pembatalan Lelang Tahun anggaran 2025 dikarenakan keterlambatan terbitnya DPA P-APBD TA. 2025," tertulis dalam situs SPSE Kota Medan.
Dalam keterangan tender, lelang ini memiliki nilai pagu paket sebesar Rp 4.999.060.000 dan nilai Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp 4.954.854.000.
Dikritik LBH Medan
Baca Juga: Mahasiswa Demo Kodim 0201/Medan, Soroti Konflik Agraria hingga MBG
Pengalokasian anggaran untuk rehabilitasi Gedung Satreskrim Polrestabes Medan mendapat kritikan dari Lembaga Bantuan Hukum atau LBH Medan.
Menurut Direktur LBH Medan, Irvan Saputra, alokasi dana rakyat untuk rehabilitas Polrestabes Medan merupakan kebijakan yang sangat keliru dan melukai hati rakyat. Bahkan salah dalam penentuan prioritas pembangunan daerah.
"Apalagi, di tengah kondisi Medan yang masih menghadapi persoalan mendesak seperti kemiskinan, kerusakan infrastruktur, jalan rusak, buruknya sistem drainase, pengelolaan sampah yang tidak optimal, kawasan kumuh, serta pelayanan publik dasar yang belum terpenuhi," katanya.
Kejanggalan dan Ketidaklogisan Pembiayaan
Irvan mengatakan bahwa kebijakan ini juga menimbulkan pertanyaan mendasar terkait logika pembiayaan negara. Polri sendiri telah memiliki alokasi anggaran yang sangat besar melalui APBN/ masuk empat besar anggaran terbesar negara.
Berdasarkan data DIPA Tahun Anggaran 2026, total pagu anggaran nasional POLRI mencapai Rp145,65 Triliun. Dengan besarnya dukungan pembiayaan dari APBN tersebut, keterlibatan APBD Kota Medan dalam pembiayaan pembangunan atau rehabilitasi fasilitas Polrestabes Medan patut dipertanyakan urgensinya, dasar hukum, serta rasionalitasnya.
Berita Terkait
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Dandim Minta Maaf Atas Dugaan Oknum TNI Aniaya Warga Labura, Tegaskan Proses Hukum Berjalan
-
Amuk Warga Labura, Kantor Agrinas Palma Dibakar Massa, Buntut Warga Tewas Dianiaya
-
Ratusan Kios di Pasar Parluasan Pematangsiantar Terbakar, Api Muncul dari Area Ini
-
Cuaca Ekstrem Terjang Sumut, 13 Rumah Rusak di Deli Serdang dan Gunungsitoli
-
USU Buka Pendaftaran Pascasarjana, Cek Jadwal dan Syarat S2-S3