- Bau badan muncul akibat interaksi keringat dengan bakteri di kulit, bukan berasal langsung dari cairan keringat itu sendiri.
- Penyebab bau meliputi penggunaan produk tidak tepat, jenis makanan tertentu, kebersihan pakaian, perubahan hormon, serta kondisi kesehatan medis.
- Mengatasi bau badan memerlukan pemilihan antiperspirant, menjaga kebersihan area tubuh, penggunaan pakaian katun, dan pengaturan pola makan sehari-hari.
SuaraSumut.id - Banyak orang merasa heran ketika bau badan tetap muncul meski sudah rutin mandi dan menggunakan deodoran setiap hari. Kondisi ini sering menimbulkan rasa tidak percaya diri, terutama saat beraktivitas di tempat kerja, sekolah, atau bertemu banyak orang.
Secara umum, mandi dan penggunaan deodoran memang menjadi langkah utama untuk menjaga tubuh tetap segar. Namun dalam beberapa kasus, bau badan atau bromhidrosis tetap muncul karena ada sejumlah faktor lain yang sering tidak disadari.
Lalu, apa sebenarnya penyebab bau badan tetap muncul meski seseorang sudah menjaga kebersihan tubuh dengan baik?
Bau Badan Bukan Berasal dari Keringat
Banyak orang mengira bau badan berasal langsung dari keringat. Faktanya, keringat pada dasarnya tidak memiliki bau.
Bau tidak sedap muncul ketika keringat bercampur dengan bakteri yang hidup di permukaan kulit, terutama di area lipatan tubuh seperti ketiak, selangkangan, dan kaki.
Saat bakteri memecah protein dalam keringat, proses inilah yang menghasilkan aroma tidak sedap yang kita kenal sebagai bau badan. Artinya, meskipun seseorang mandi secara rutin, jika pertumbuhan bakteri masih tinggi, bau badan tetap bisa muncul.
1. Deodoran Tidak Mengatasi Produksi Keringat Berlebih
Salah satu kesalahan umum adalah menganggap semua deodoran bekerja dengan cara yang sama.
Baca Juga: Mahasiswa Medan Demo Sampai Malam, Soroti Kemiskinan-Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
Padahal deodoran dan antiperspirant adalah dua produk berbeda, yaitu:
- Deodoran berfungsi menutupi bau atau menghambat pertumbuhan bakteri.
- Antiperspirant bekerja mengurangi produksi keringat dengan menutup sementara kelenjar keringat.
Jika seseorang memiliki kondisi produksi keringat berlebih atau hiperhidrosis, penggunaan deodoran biasa mungkin tidak cukup membantu.
2. Jenis Makanan Bisa Memengaruhi Aroma Tubuh
Pola makan juga sangat berpengaruh terhadap aroma tubuh seseorang. Beberapa makanan diketahui dapat memicu bau badan lebih menyengat, seperti bawang putih, bawang merah, makanan pedas, daging merah berlebihan, alkohol, kafein berlebih.
Zat tertentu dari makanan akan diproses tubuh dan dikeluarkan melalui keringat, sehingga memengaruhi aroma alami tubuh.
3. Pakaian Menjadi Sarang Bakteri
Sering kali seseorang sudah mandi bersih, namun mengenakan pakaian yang sebenarnya masih menyimpan bakteri.
Kain yang sering terkena keringat, terutama bahan polyester atau pakaian olahraga, dapat menyerap bakteri dan meninggalkan bau yang sulit hilang meski sudah dicuci biasa.
Karena itu, menjaga kebersihan pakaian sama pentingnya dengan menjaga kebersihan tubuh.
4. Ada Perubahan Hormon Dalam Tubuh
Perubahan hormon juga dapat menyebabkan bau badan lebih kuat. Kondisi ini biasanya terjadi saat pubertas, kehamilan, menstruasi, stres berlebihan, masa menopause.
Perubahan hormon memengaruhi aktivitas kelenjar apokrin, yaitu kelenjar yang menghasilkan keringat di area tertentu seperti ketiak. Saat produksi meningkat, risiko bau badan juga ikut bertambah.
5. Sabun yang Digunakan Tidak Membersihkan Bakteri Secara Optimal
Tidak semua sabun memiliki kemampuan membersihkan minyak, bakteri, dan residu pada kulit secara efektif. Beberapa orang mungkin memerlukan sabun antibakteri, terutama jika aktivitas sehari-harinya banyak memicu keringat berlebih.
Membersihkan area tubuh tertentu seperti ketiak, lipatan paha, kaki, hingga belakang telinga juga penting karena area tersebut menjadi tempat favorit berkembangnya bakteri.
6. Faktor Kondisi Medis Tertentu
Dalam beberapa kasus, bau badan yang menetap bisa menjadi tanda kondisi kesehatan tertentu. Beberapa gangguan yang dapat memengaruhi aroma tubuh antara lain diabetes, gangguan metabolisme, gangguan hati, gangguan ginjal, infeksi kulit
Jika bau badan muncul sangat menyengat secara tiba-tiba dan tidak membaik meski kebersihan tubuh dijaga, pemeriksaan medis menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan.
Cara Mengurangi Bau Badan Secara Efektif
Agar bau badan tidak terus berulang, beberapa langkah berikut dapat dilakukan:
- Gunakan antiperspirant jika mudah berkeringat
- Pilih pakaian berbahan katun yang menyerap keringat
- Kurangi konsumsi makanan pemicu bau badan
- Ganti pakaian setelah beraktivitas berat
- Jaga kebersihan area tubuh yang mudah lembap
- Konsultasikan ke dokter jika bau muncul terus-menerus
Jika Anda mengalami masalah bau badan yang tidak kunjung hilang, mulai evaluasi kebiasaan sehari-hari dan cari tahu penyebab sebenarnya.
Berita Terkait
-
Biaya Medis Jebol Rp200 Juta, Ini Pentingnya Proteksi Sejak Dini
-
Rayakan 18 Tahun, Generali Gelar Charity Run untuk Dukung Pendidikan Anak
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
Jaminan Sosial PRT Dinilai Masih Lemah, UU PPRT Dikhawatirkan Hanya Jadi Aturan di Atas Kertas
-
Executive Talk: Hoaks Kesehatan dan AI, Ini Pandangan RS Pelni
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Dandim Minta Maaf Atas Dugaan Oknum TNI Aniaya Warga Labura, Tegaskan Proses Hukum Berjalan
-
Amuk Warga Labura, Kantor Agrinas Palma Dibakar Massa, Buntut Warga Tewas Dianiaya
-
Ratusan Kios di Pasar Parluasan Pematangsiantar Terbakar, Api Muncul dari Area Ini
-
Cuaca Ekstrem Terjang Sumut, 13 Rumah Rusak di Deli Serdang dan Gunungsitoli
-
USU Buka Pendaftaran Pascasarjana, Cek Jadwal dan Syarat S2-S3