- Polisi menahan tersangka berinisial RWMS atas kasus pengeroyokan hingga menewaskan Jaka Janes Malau di Pematangsiantar, Mei 2026.
- Pihak kepolisian juga mengamankan satu unit mobil berstiker ormas sebagai barang bukti dalam proses penyidikan kasus tersebut.
- Insiden maut ini dipicu salah sasaran oleh pelaku setelah sebelumnya terlibat perselisihan harga tato dengan pihak lain.
SuaraSumut.id - Polisi kembali menahan satu tersangka kasus penganiayaan secara bersama-sama yang mengakibatkan korban Jaka Janesyaa Malau meninggal dunia.
Tersangka berinisial RWMS alias Ronaldo (28) warga Jalan Mufakat Kiri, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, ditahan terkait peristiwa yang terjadi di pinggir Jalan Merdeka, tepatnya di depan Taman Bunga, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat, pada Kamis, 28 Mei 2026 malam.
Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita satu unit mobil berstiker ormas sebagai barang bukti.
Kasat Reskrim Polres Pematangsiantar AKP Sandi Riz Akbar menjelaskan, pengamanan mobil tersebut bermula pada Jumat, 19 Juni 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.
Saat itu, Tim Operasional Unit Jatanras menghentikan kendaraan yang dikemudikan seorang pria berinisial PS, yang diketahui merupakan anggota salah , di kawasan Jalan Asahan.
"Mobil beserta pengemudinya kemudian dibawa ke Mako Polres Pematangsiantar untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ujar AKP Sandi ketika dikonfirmasi SuaraSumut.id, Minggu 21 Juni 2026.
Sehari setelahnya, Sabtu, 20 Juni 2026
sekitar pukul 15.30 WIB, Unit Jatanras menerima penyerahan diri tersangka RWMS yang datang didampingi keluarga serta penasihat hukumnya ke Satreskrim Polres Pematangsiantar.
Saat ini, RWMS telah resmi ditahan di ruang tahanan Polres Pematangsiantar guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, mobil Daihatsu Sigra berstiker ormas juga telah diamankan sebagai barang bukti dalam penyidikan.
"Terhadap tersangka RWMS sudah ditahan di Ruang Tahanan Polisi Mako Polres Pematangsiantar dan barang bukti satu unit mobil Daihatsu Sigra dengan stiker IPK nomor polisi belakang BK 700 IPK juga sudah diamankan guna diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku," ucap Sandi.
Diberitakan sebelumnya, video yang memperlihatkan aksi brutal pengeroyokan terhadap seorang pria di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, ramai beredar dan menjadi perbincangan di media sosial.
Dalam rekaman tersebut, korban tampak menjadi sasaran kekerasan sekelompok pria hingga akhirnya meninggal dunia.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa korban ternyata bukan orang yang dicari para pelaku. Ia diduga menjadi korban salah sasaran dalam peristiwa yang berujung maut tersebut.
Dilihat video yang beredar pada Jumat (19/6/2026), terlihat kejadian berlangsung di tepi jalan. Sejumlah pria tampak mengerumuni korban dan melancarkan aksi kekerasan secara bergantian.
Korban yang tidak mampu melawan terus menerima tendangan, pukulan, hingga diinjak oleh para pelaku. Beberapa kali tubuhnya terlihat jatuh dan tersungkur ke tanah akibat serangan yang bertubi-tubi.
Berita Terkait
-
Bukan Kasus Kekerasan Seksual, Polisi Tegaskan Betrand Peto Diperiksa Terkait Dugaan Penganiayaan
-
Tempat Kerja Ditutup dan Ditembok, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Mengadu ke Balai Kota
-
Pria Penendang Wanita di Senayan City Bakal Diperiksa Kejiwaan
-
Perempuan yang Ditendang Pria di Mal Senayan City Alami Trauma Psikis
-
Bukan Pengaruh Alkohol! Pria Tendang Perempuan di Mal Senayan City Dalam Kondisi Sadar
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Ketua DPRD Sumut Erni Diperiksa Polda Sumut, Tegaskan Tak Berkaitan dengan Perkara Dhody Thahir
-
Investasi Syariah Makin Dilirik, BRI Wealth Management Dorong Strategi Diversifikasi
-
Komplotan Pencuri Motor Antarprovinsi Ditangkap di Medan, 71 Kali Beraksi, 2 Ditembak
-
Pemuda 18 Tahun Diamankan Polisi di Simalungun, Lima Paket Ganja Ditemukan
-
Angin Puting Beliung Terjang Taput, 29 Rumah Rusak