alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pernah Diserang Preman, Tak Surutkan Satgas Covid-19 Medan Razia Prokes

Eko Faizin Minggu, 25 Oktober 2020 | 18:40 WIB

Pernah Diserang Preman, Tak Surutkan Satgas Covid-19 Medan Razia Prokes
Ilustrasi razia masker. [dok. harianjogja.com]

Satgas yang dibagi menjadi dua tim mendatangi tempat usaha seperti kafe, resto, bar dan warung kopi.

SuaraSumut.id - Dalam upaya menegakkan protokol kesehatan, Satgas Covid-19 Medan-Binjai-Deli Serdang (Mebidang) Sumatera Utara (Sumut) semakin intensif melakukan razia di sejumlah lokasi.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Mebidang Azhar Muliyadi di Medan, Minggu (25/10/2020), mengatakan apapun kondisinya tidak akan menyurutkan intensitas timnya menegakkan protokol kesehatan (prokes).

"Baru-baru ini tim diserang preman saat melakukan razia. Kejadian tersebut tentu tidak kita harapkan dan mudah-mudahan tidak terulang lagi. Namun, itu tidak menyurutkan intensitas kami menegakkan protokol kesehatan," jelas Azhar seperti yang dikutip Antara.

Pada operasi terakhir Jumat (23/10/2020) malam, Tim Satgas Covid-19 Mebidang kembali merazia tempat hiburan malam dan kafe yang ada di Kota Medan.

Satgas yang dibagi menjadi dua tim mendatangi tempat usaha seperti kafe, resto, bar dan warung kopi.

Keempat tempat usaha ini mendapat teguran non tertulis dari petugas karena melakukan pelanggaran ringan.

Sedangkan Tim II merazia tempat usaha juga mendapat teguran non tertulis.

Selain itu, selama operasi Tim Satgas Covid-19 juga memberikan sanksi kepada warga yang tidak mengenakan masker, total tim memberikan sanksi fisik kepada 14 orang.

"Kebetulan malam itu hujan, jadi tempat hiburan malam, kafe dan warung kopi agak sepi. Tetapi, kita terus mengingatkan kepada pengelola usaha agar disiplin dan konsisten menegakkan protokol kesehatan," tambah Azhar.

Menurut Plt Kasubag Pemberitaan Biro Humas dan Keprotokolan Setdaprov Sumut Salman Tanjung yang juga ikut pada operasi kali ini menambahkan Satgas Penanganan Covid-19 Sumut terus berupaya menekan penyebaran wabah ini. (Antara)

Komentar

Berita Terkait