Banjir Selutut, Jalan Lintas Medan-Banda Aceh Lumpuh di Aceh Utara

Banjir berketinggian hingga mencapai 50 centimeter atau selutut orang dewasa terjadi di jalan lintas Medan-Banda Aceh di Kabupaten Aceh Utara tepatnya di Kecamatan Lhoksukon.

Chandra Iswinarno
Senin, 07 Desember 2020 | 02:05 WIB
Banjir Selutut, Jalan Lintas Medan-Banda Aceh Lumpuh di Aceh Utara
Banjir di Lhoksukon menggenangi ruas jalan lintas Medan-Banda Aceh. [Antara]

SuaraSumut.id - Banjir berketinggian hingga mencapai 50 centimeter atau selutut orang dewasa terjadi di jalan lintas Medan-Banda Aceh di Kabupaten Aceh Utara tepatnya di Kecamatan Lhoksukon. Akibatnya, hanya kendaraan berbadan besar dan tinggi yang bisa melintasinya.

Di pusat ibukota Aceh Utara itu, sejumlah mobil truk besar berupaya melintasi banjir, sementara mobil pribadi dan mobil angkutan umum lainnya terpaksa menunggu dan bahkan sebagian lainnya memilih putar balik.

"Kalau mobil pribadi dan truk kecil tidak bisa lewat, kecuali kendaraan besar dan tinggi baru bisa melewatinya," kata Syamsyuddin, seorang warga di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Minggu (6/12/2020).

Air yang melintasi badan jalan nasional dari arah Selatan ke Utara Kota Lhoksukon tersebut mengalir begitu deras, sehingga pengendara harus berhati-hati untuk menyeberanginya.

Baca Juga:Banjir di Medan Dinilai karena Sistem Drainase yang Buruk

Petugas kepolisian juga bersiaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas, guna mencegah kemacetan parah di lokasi bencana.

Di pinggir badan jalan, di Desa Meunye, Kecamatan Lhoksukon, sejumlah korban yang mengungsi sedang memasak di dapur umum yang dibangun secara darurat.

Seorang warga Lhoksukon, Zulkifli mengatakan puncak banjir terjadi sejak Sabtu (5/12/2020) malam.

"Di rumah orangtua saya di Kampung Baru, Lhoksukon ketinggian air di halaman rumah mencapai 2 meter lebih, kalau di dalam rumah sekitar 1 meter. Kantor Polsek Lhoksukon juga tenggelam, hanya nampak atapnya saja," kata dia.

Sementara Muhktaruddin warga Meunasah Tring, Lhoksukon menyatakan warga sudah mengungsi sejak tadi malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Baca Juga:Cerita Duka Banjir Deli Serdang: Barang-barang Habis, Tinggal Baju di Badan

"Mereka mengungsi ke berbagai tempat yang lebih tinggi, seperti meunasah, balai pengajian dan rumah penduduk yang datarannya agak tinggi," ujar Muhktaruddin, yang juga Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Aceh Utara.

Dia menambahkan bahwa di kawasan tersebut listrik juga padam sejak tadi malam, begitu juga dengan jaringan internet sulit diakses.

Kata Muhktaruddin, banjir juga melintasi ruas badan jalan nasional di kawasan Kecamatan Samudera dan sejumlah lokasi lainnya di Aceh Utara.

Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara Amir Hamzah menyebutkan bahwa banjir akibat curah hujan tinggi dan meluapnya sejumlah sungai ini sudah berdampak terhadap 22 kecamatan, sementara ketinggian air antara 50 sentimeter hingga 1,5 meter, bahkan di tempat tertentu ketinggian airnya mencapai 2 meter.

"Data sementara, sebanyak 8.000 jiwa (mengungsi), tapi datanya masih terus masuk dan sedang kita rekap," kata Amir, di Aceh Utara, Sabtu malam. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini