Optimalkan PAD dari retribusi pajak
Bobby juga meminta seluruh jajaran untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan dari retribusi dan pajak. Dia berharap tidak ada lagi wajib pajak yang membayar pajak dengan main mata.
"Saya minta UPT ini dioptimalkan sebaik mungkin. Kalau sudah di optimalkan, tentu optimal jiga PAD kita. Gak ada istilah lagi gak tercapai," kata Bobby saat meresmikan UPT Badan Pengelolaan dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Medan.
Bobby mengaku, ke depan capaian PAD Kota Medan ditargetkan harus optimal. Bobby mengistilahkan Pemkot Medan layaknya seorang ibu rumah tangga dan BPPRD adalah suami, yang harus optimal mencapai target PAD yang telah ditetapkan.
Baca Juga:JPU Tak Ajukan Kasasi Pinangki yang Didiskon 4 Tahun Penjara, Jaksa Sebut Sesuai Harapan
"Saya berharap Pemko Medan ke BPPRD ini layaknya seperti ibu rumah tangga. Kalau kurang pendapatannya pasti merepet ibu-ibunya. Demikian juga BPPRD kalau tidak memenuhi bisa di evaluasi. Karena pemko sudah mencanagkan 5 program dan itu butuh anggaran," ujarnya.
Bobby mengatakan, tidak ada istilah tidak tercapai. Caranya dengan mensosialisasikan kepada masyarakat agar taat membayar pajak. Dengan optimalnya UPT BPPRD, maka akan memaksimalkan PAD Kota Medan.
"Bagaimana caranya, kita harus turun ke masyarakat ke lingkup masyarakat paling bawah," kata Bobby.
Bobby sangat memahami bahwa saat ini kondisi covid banyak tempat usaha dan hotel yang terdampak. Namun demikian, Pemkot Medan tetap memberi ruang bagi pelaku usaha tetap beroperasi dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Kita tahu banyak wajib pajak terimbas, seperti hotel, restoran, tapi saat ini masih bisa beroperasi," kata dia.
Baca Juga:Panser dan Barracuda Sekat Jalan Raya Bogor
Bobby secara tegas meminta agar tidak ada wajib pajak bermain mata dengan petugas. Misalnya dengan mengurangi pemayaran beban pajak.