Bertahan dari percobaan pembunuhan
Dalam kondisi berlumuran darah, Ramadona lalu mengambil pisau cutter.
"Untuk mempertahankan diri dari percobaan pembunuhan itu, makanya kalau dibilang silap saya masuk itu ada ini cutter, maka saya tebas, rupanya kena telinganya," ungkapnya.
Ia mengaku, sebagai pelaksana tugas (Plt) Masjid Raudhatul Islam tidak ada yang menunjuk Syawal sebagai muazin.
Baca Juga:Polisi Kembali Tangkap Mahasiswa Admin Arisan Online di Makassar
"Gak ada yang mengangkat dia menjadi muazin, saya pelaksana tugas BKM di sini. Segala ketentuan imam, khatib Jumat, saya yang mengatur itu" ungkapnya.
Ramadona mengindikasikan atau menduga kasus ini ada campur tangan BKM masjid yang demisioner.
"Kasus ini terindikasi kuat ada suruhan orang BKM masjid sebelumnya (demisioner), dia ingin menguasai periodenya sudah habis 2015, jadi satu-satunya orang kampung sini yang menentang saya, resikonya ini," tukasnya.
Kontributor : M. Aribowo
Baca Juga:Viral Bocah Rapihkan Sandal Jamaah Masjid Banjir Doa: Masuk Akhirat Allah SWT