Perekam yang mengaku mahasiswa menyayangkan polisi yang melarang warga membakar arena judi itu.
“Di sini kita tidak mengetahui alasan pak polisi untuk melarang masyarakat untuk membakarnya,” ujarnya.
Pada akhirnya meja judi tersebut hangus dibakar warga, sementara aparat kepolisian Polresta Deliserdang berupaya untuk menenangkan situasi.
Informasinya, warga melakukan aksi itu lantaran kesal dengan aktivitas permainan judi tembak ikan di kampung mereka.
Apalagi lokasi judi berada di tempat yang tidak lagi tersembunyi.
“Ini merusak mental masyarakat di kampung ini. Sudah tidak ada lagi yang mereka takuti. Buka judi di tempat umum. Hingga akhirnya warga ngamuk dan bersepakat untuk menggerebek lokasi judi ini,” jelas warga dalam video lainnya.
Kasatreskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Muhammad Firdaus dan Kapolsek Pantai Labu, Iptu Sopar Sitorus, tampak turun ke lokasi.
Keduanya kemudian melakukan koordinasi dengan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan anarkis.
Diketahui, aksi penggerebekan itu mayoritas dilakukan oleh ibu-ibu. Mereka menghancurkan meja, alat permainan ketangkasan, dan kemudian membakar alat judi tersebut.