facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wali Kota Medan Bobby Nasution Akan Sulap Sampah di Medan Jadi Bahan Bakar untuk Co-Firing PLTU

Suhardiman Selasa, 18 Januari 2022 | 15:08 WIB

Wali Kota Medan Bobby Nasution Akan Sulap Sampah di Medan Jadi Bahan Bakar untuk Co-Firing PLTU
Wali Kota Medan Bobby Nasution saat diwawancarai. [Suara.com/Muhlis]

Terobosan itu dilakukan atas kerja sama dan kolaborasi Pemkot Medan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu.

SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution akan melakukan pengelolaan dan pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar.

Terobosan itu dilakukan atas kerja sama dan kolaborasi Pemkot Medan dengan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Pangkalan Susu.

Program ini nantinya akan memanfaatkan sampah yang ada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Medan Marelan, untuk dijadikan bahan bakar jumputan padat untuk co-firing PLTU.

Program ini membutuhkan komitmen yang kuat dalam mengendalikan sampah yang ada di TPA Terjun. Artinya, program ini jangan hanya sekadar uji coba, tetapi harus ada tindak lanjut dan pengembangannya," kata Bobby, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga: Kerap Tak Dianggap, Ini 5 Tanda sedang Mengalami Invisible Child

Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan Syarifuddin Irsan Dongoran mengatakan, PLTU Pangkalan Susu akan melakukan pengelolaan dan pemanfaatan sampah di TPA Terjun guna menjadi bahan bakar jumputan padat untuk co-firing pembangkit listrik tenaga uap.

Untuk tahap awal, kata Irsan, pihak PLTU tengah melakukan feasibility study atau studi kelayakan guna mengetahui secara objektif dan rasional, keunggulan dan kelemahan sebelum dilakukan pengelolaan dan pemanfaatan sampah tersebut.

"Setelah studi kelayakan selesai, tahap selanjutnya adalah Pemkot Medan maupun pihak ketiga akan melakukan investasi di bidang tersebut. Produksi hasil dari pemanfaatan sampah yang nantinya menjadi jumputan padat untuk co-firing pembangkit listrik tenaga uap tersebut akan didistribusikan kepada PLTU Pangkalan Susu," katanya.

Dengan adanya program ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang ada di TPA Terjun dan menjadi salah satu solusi yang tepat dalam penanganan sampah di Kota Medan.

"Kita harapkan program ini selain dapat menangani permasalahan sampah, juga dapat mengurangi jumlah volume sampah di TPA Terjun," tukasnya.

Baca Juga: Andrea Dovizioso Bongkar Alasan Kenapa Dirinya Kembali ke MotoGP, Faktor Uang?

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait