"Harapan kita pihak kepolisian cepat bekerja, cepat menangkap pelaku, agar korban nyaman agar cucu nenek ini juga bisa dikembalikan karena kita takut akibat ini cucunya bisa jadi korban (penganiayaan)," katanya.
Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) AKP Madianta Ginting menjelaskan, pihaknya telah mendatangi rumah pelaku.
"Tapi keadaan rumah kosong, ini kita sedang melakukan pengejaran, sekaligus menyelamatkan dua anak yang dibawanya," tandasnya.
Dampak buruk narkoba
Baca Juga:Persaingan Papan Atas Klasemen Liga 1 Ketat, Pelatih Bhayangkara FC Akui ada Tekanan
Sementara itu, Sanjaya Abidin, pegiat anti narkoba menilai, dampak buruk narkoba membuat pemakainya menjadi agresif dan beringas. Dampak ini merembet ke keresahan keluarga, masyarakat hingga meningkatnya angka kriminalitas.
"Pemakaian narkoba jenis sabu memang membuat pemakainya menjadi bengis, ibunya pun dilawan, karena dia butuh barang itu," katanya.
Ia mengatakan, keluarga yang terdapat anggota keluarga yang menjadi pecandu sabu pasti merasakan kengerian luar biasa, mulai dari sikap anak yang agresif dan cenderung melawan orang tua.
Ia mengatakan, kejadian ini perlu menjadi perhatian semua pihak, khususnya pemerintah dan penegak hukum.
"Persoalan narkoba ini sangat kompleks, perlu penanganan komperhensif, mulai dari pencegahan, penindakan, dan rehabilitasi bagi para pencandu," katanya.
Baca Juga:7 Potret Alyssa Ramadhani Adik Marshanda yang Jarang Terekspos, Sibling Goals!
"Untuk pecandu perlu direhabilitasi, yang jadi persoalan ketika masyarakat kurang mampu mengakses rehabilitasi ini perlu bantuan pemerintah," sambungnya.