facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bobby Nasution Segera Surati Kemenhub Terkait Bus Trans Metro Deli yang Masih Gratis

Suhardiman Selasa, 22 Februari 2022 | 11:09 WIB

Bobby Nasution Segera Surati Kemenhub Terkait Bus Trans Metro Deli yang Masih Gratis
Wali Kota Medan Bobby Nasution menemui sopir angkot yang menggelar unjuk rasa. [Ist]

bus itu diberikan Kemenhub kepada Pemkot Medan untuk melayani masyarakat.

SuaraSumut.id - Wali Kota Medan Bobby Nasution akan segera menyurati Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hal ini terkait pengoperasian bus Trans Metro Deli yang sudah setahun lebih tanpa tarif atau gratis, sehingga menyebabkan penghasilan sopir angkot menurun drastis.

"Saya akan surati langsung Kemenhub. Mudah-mudahan setelah kita surati akan ada tindak lanjut dari sehingga dilakukan rapat penetapan tarif," kata Bobby, dalam keterangan yang diterima, Selasa (22/2/2022).

Bobby menjelaskan, sebenarnya tarif untuk bus Trans Metro Deli seharusnya sudah berlaku mulai awal tahun ini.

"Jika perlu dalam Minggu ini atau Minggu depan, Dishub atau saya langsung ke sana (Kemenhub) dan perwakilan dari supir juga ikut sehingga kita bisa sama-sama mendengarkan," kata Bobby.

Baca Juga: 2 Polisi Penembak Mati Anggota Laskar FPI Hadapi Sidang Tuntutan Hari Ini, Henry Yoso Berharap Ini ke Jaksa

Bobby menjelaskan, bus itu diberikan Kemenhub kepada Pemkot Medan untuk melayani masyarakat. Untuk itu, kata Bobby, apa yang menjadi keluhan para supir akan disampaikan kepada Kemenhub.

Sebelumnya, ratusan sopir angkot menggeruduk kantor Wali Kota Medan, Senin (21/2/2022). Mereka meminta BTS (Buy The Service) Bus Trans Metro Deli agar ditetapkan tarifnya.

Koordinator aksi, Israel Situmeang mengaku, BTS yang belum berbayar menimbulkan persaingan yang tidak sehat antara angkutan kota dengan bus Trans Metro Deli.

"Kami minta agar pemerintah menghentikan BTS yang belum berbayar. Target kami mereka harus berbayar agar bisa bersaing sehat dengan angkot," katanya.

Israel mengatakan, kebijakan BTS sangat merugikan sopir angkot di Medan secara material. Ada sekitar 6.000 sopir angkot yang terdampak secara omzet.

Baca Juga: Cara Mengatasi Sakit Punggung yang Diderita Ibu Baru Melahirkan

"Kerugian materi dan kerugian secara rute, koridor kami habis dibabat mereka. Kami minta BTS berbayar," tukasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait