facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gegara Bawang Lokal Mahal, Masyarakat di Sumut Beralih ke Bawang Merah Impor

Suhardiman Selasa, 28 Juni 2022 | 06:05 WIB

Gegara Bawang Lokal Mahal, Masyarakat di Sumut Beralih ke Bawang Merah Impor
Ilustrasi bawang merah. (Unsplash.com/Paul Magdas)

Pasalnya, harga bawang lokal dan dari Jawa naik Rp 58 ribu hingga Rp60 ribu per kilogram.

SuaraSumut.id - Masyarakat di Sumatera Utara (Sumut), mulai membeli bawang merah impor asal India. Pasalnya, harga bawang lokal dan dari Jawa naik Rp 58 ribu hingga  Rp 60 ribu per kilogram.

"Harga bawang lokal semakin mahal atau paling murah Rp58 ribu per kilogram. Jadi terpaksa beralih ke bawang impor yang hanya Rp 20.000 - Rp 30.000 per kg," kata salah seorang masyarakat, Lina, melansir Antara, Selasa (28/6/2022).

Pedagang berdalih kenaikan harga bawang karena pasokan dari Jawa sedikit. Sedangkan bawang lokal tetap juga belum banyak. Sebaliknya bawang merah impor tetap banyak.

"Apa boleh buat, belanja diirit, karena semua mahal. Cabai merah aja udah Rp 130 ribu per kg," ujar Lina.

Baca Juga: Beijing Mulai Sekolah Tatap Muka

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut, Barita Sihite mengakui, ada tren kenaikan harga bawang merah.

"Harga bawang merah di pasar sebesar Rp 58 ribuan. Ada kenaikan terus dari harga biasanya yang berkisar Rp 35 ribuan hingga Rp 40 ribuan per kg," katanya.

Ia menjelaskan, kenaikan harga dipicu kerana adanya kenaikan permintaan.

"Yang pasti, stok cukup aman untuk kebutuhan yang rata-rata 4.598 ton per bulan," katanya.

Sumut masih mengandalkan pasokan bawang dari Jawa dan impor karena produksi lokal belum mencukupi kebutuhan daerah itu.

Baca Juga: Sejarah Roe vs Wade dan Hukum Hak Aborsi di AS yang Kini Tuai Pro Kontra

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait