facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Universitas Al-Azhar Medan Wisuda 197 Sarjana, Begini Pesan Rektor

Suhardiman Kamis, 30 Juni 2022 | 15:07 WIB

Universitas Al-Azhar Medan Wisuda 197 Sarjana, Begini Pesan Rektor
Universitas Al-Azhar Medan wisuda 197 sarjana. [Ist]

gelar baru ini sebagai bentuk pengakuan terhadap kompetensi yang telah diraih.

SuaraSumut.id - Universitas Al-Azhar Medan menggelar wisuda di Tiara Convention Centre, Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (30/6/2022).  Dalam acara yang berlangsung dalam nuansa kebahagiaan itu, ada 197 orang sarjana baru yang diwisuda.

Mereka terdiri dari Fakultas Ekonomi 68 orang, Fakultas Hukum 16 orang, Fakultas Pertanian 18 orang dan Fakultas Teknik 95 orang.

Rektor Universitas Al-Azhar Medan Ir. Dermawan Hutagaol M.P mengucapkan selamat kepada wisudawan wisudawati yang telah menyelesaikan studinya.

"Semoga predikat yang didapat akan memberikan kemudahan dalam meraih kesuksesan-kesuksesan masa depan kalian nantinya," kata Dermawan.

Baca Juga: 8 Manfaat Kedelai Muda untuk Ibu Menyusui

Dermawan mengatakan, gelar baru ini sebagai bentuk pengakuan terhadap kompetensi yang telah diraih.

"Menyertai gelar yang baru tersebut, saudara mengemban tanggung jawab yang satu tingkat lebih tinggi daripada sebelumnya," katanya Dermawan.

Dirinya berharap, seluruh wisudawan wisudawati dapat meningkatkan prestasi untuk memberikan yang terbaik dalam kegiatan yang akan dijalani di masa-mendatang.

"Sehingga membawa nama harum almamater kita, yaitu Universitas Al-Azhar," ujarnya.

Menurut Dermawan, saat ini kita sedang mengalami era disrupsi teknologi. Sebagain besar perusahaan menggunakan teknologi untuk menjualnya produknya secara online, termasuk dalam sektor pendidikan.

Baca Juga: Tekan Angka Pengangguran, Virtual Job Fair Tangerang Buka 1.255 Lowongan Kerja

"Oleh karena itu, pendidikan juga harus ikut berubah, baik dalam proses belajar mengajar maupun penyelenggaraan pendidikan. Dengan demikian, kelak kita akan menjadi produsen ilmu pengetahuan, bukan konsumen ilmu pengetahuan sebagaimana sekarang ini," katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait