facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Harga Daging Sapi dan Kerbau di Aceh Barat Bertahan

Suhardiman Jum'at, 01 Juli 2022 | 06:05 WIB

Harga Daging Sapi dan Kerbau di Aceh Barat Bertahan
Ilustrasi daging sapi. [Dok.Covesia.com]

setiap pedagang di daerah ini mampu menjual daging sapi berkisar antara 50 hingga 70 kilogram setiap harinya.

SuaraSumut.id - Harga daging sapi dan kerbau di Aceh Barat, hingga akhir Juni 2022 bertahan di angka Rp150 ribu per kilogram.

Pada Mei 2022 harga daging sapi segar Rp160 ribu per kilogram dan daging kerbau Rp170 ribu per kilogram.

"Dampak dari wabah PMK sangat terasa bagi kami. Harga jual anjlok dan permintaan turun," kata salah seorang pedagang bernama Malik Ridwan, melansir Antara, Jumat (1/7/2022).

Sebelum penyakit mulut dan kuku (PMK) melanda, kata Malik Ridwan, setiap pedagang di daerah ini mampu menjual daging sapi berkisar antara 50 hingga 70 kilogram setiap harinya.

Baca Juga: Truk Pengangkut BBM Terguling dan Timpa Rumah Warga di Jalinsum, 1 Orang Tewas

Namun sejak PMK melanda, setiap pedagang hanya mampu menjual daging paling banyak 10 hingga 20 kilogram setiap harinya.

Anjloknya harga daging juga dipengaruhi sepinya permintaan konsumen, sehingga berdampak terhadap harga jual daging segar.

"Kami berharap kondisi wabah PMK ini segera teratasi, mengingat dalam waktu dekat akan tiba tradisi meugang menyambut Idul Adha 1443 Hijriyah,” kata Malik Ridwan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Barat, Danil Adrial mengatakan, sejak PMK melanda Aceh dan Aceh Barat, pihaknya sangat ketat melakukan pemeriksaan ternak yang akan disembelih.

Pengetatan pemeriksaan kesehatan hewan tersebut dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) milik Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, dengan harapan tidak ada ternak yang terkena wabah yang disembelih untuk dijual ke masyarakat.

Baca Juga: Risiko Sakit Makin Tinggi, Lansia jadi Kelompok yang Paling Butuh Proteksi

"Kalau ada penyakit yang terkena PMK memang tidak kita terbitkan surat kesehatannya, kita sangat selektif dengan persoalan ini," kata Danil.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait