SuaraSumut.id - Masyarakat di Sumatera Utara (Sumut) menggelar aksi 1.000 lilin dan doa bersama untuk Brigadir J tewas akibat terkena tembakan di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo.
Aksi 1.000 lilin digelar di dua lokasi, yaitu di Tugu Raja Nabarat Jalan Raja Johannes Hutabarat, Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Taman Makam Pahlawan, Medan, pada Minggu (17/5/2022) malam.
Dalam video yang beredar tampak warga di Taput dengan khidmat menyanyikan kidung kedukaan seraya memegang lilin di tangannya.
Selain itu, warga juga membawa spanduk yang berisikan tulisan dukungan terhadap Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas meninggalnya Brigadir J.
Baca Juga:Jokowi Keluarkan Strategi Nasional Penghapusan Kekerasan terhadap Anak
Kasi Humas Polres Taput Aiptu W Baringbing membenarkan adanya warga yang melaksanakan aksi 1.000 lilin dan doa bersama untuk Brigadir J.
"Kegiatan solidaritas doa bersama dan penyalaan seribu lilin untuk Brigadir J," katanya dikonfirmasi SuaraSumut.id, Senin (18/7/2022).
Aksi solidaritas ini digelar oleh marga Hutabarat di Kabupaten Taput. Awalnya, sempat dikabarkan kalau aksi ini batal digelar dengan alasan pandemi Covid-19.
"Tapi ada beberapa warga yang sudah membeli lilin lalu menyalakannya seraya bernyanyi dan berdoa," ujar Baringbing.
Simpati terhadap kematian Brigadir J yang dirasa janggal terus mengalir. Warga yang tergabung dalam Horas Bangso Batak (HBB) di depan Taman Makam Pahlawan Jalan Sisingamangaraja Medan, Minggu malam.
Baca Juga:Ngilu! Jahitan Lucinta Luna Sobek Gara-gara Joget
Diketahui, peristiwa baku tembak antara dua anggota polisi di rumah Kadiv Propam Mabes Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo, menjadi perhatian publik karena kematiannya dirasa janggal.
- 1
- 2