Presiden Jokowi: Jangan Harap Perang Rusia-Ukraina Besok atau Bulan Depan Selesai

Oleh karena itu, Jokowi membelokkan pembicaraan dengan kedua kepala negara itu ke topik krisis pangan.

Suhardiman
Rabu, 07 September 2022 | 16:08 WIB
Presiden Jokowi: Jangan Harap Perang Rusia-Ukraina Besok atau Bulan Depan Selesai
Presiden Joko Widodo atau Jokowi. [Ist]

SuaraSumut.id - Presiden Jokowi menilai perang antara Rusia dan Ukraina belum akan selesai. Sehingga para pejabat negara hingga ekonom perlu membuat strategi untuk menghadapi krisis.

Demikian dikatakan Jokowi dalam acara Sarasehan 100 Ekonom Indonesia 2022, melansir Antara, Rabu (7/9/2022).

"Dari ketemu dengan dua presiden itu saya simpulkan keadaan ini akan berjalan masih lama lagi. Jangan berharap perang besok atau bulan depan selesai," kata Jokowi.

Diketahui, Jokowi bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan Presiden Rusia Vladimir Putin beberapa waktu lalu.

Baca Juga:329 Saham Melemah, IHSG Rabu Sore Ditutup Melorot ke Level 7.186

"Sangat tidak mudah, kita mendorong agar terjadi dialog saja, menyiapkan ruang dialog saja sangat-sangat sulit," ungkapnya.

Oleh karena itu, Jokowi membelokkan pembicaraan dengan kedua kepala negara itu ke topik krisis pangan.

"Ya sudahlah ngomong (perdamaian) tidak ketemu, saya ngomong krisis pangan saja, akhirnya ketemu," ujar Jokowi.

Dirinya menyampaikan pesan Presiden Zelensky kepada Presiden Putin bahwa Ukraina punya stok gandum sebanyak 22 juta ton dan masih ada panen baru sebanyak 55 juta ton tapi tidak bisa keluar karena masalah jaminan keamanan Rusia.

"Dan itu yang saya sampaikan ke Presiden Putin lalu Presiden Putin sampaikan 'Saya jamin tidak ada masalah'. Saya tanya apakah saya bisa sampaikan ke media dan dijawab 'silakan' dan 2-3 hari ada kapal yang keluar dari Odessa ke Istanmbul," katanya.

Baca Juga:6 Destinasi Wisata Alam Taiwan Wajib Dikunjungi, Catat Daftarnya Yuk!

Jokowi kembali menekankan bahwa perang masih akan lama terjadi. Dampak kenaikan harga pangan diperkirakan akan melanda seluruh negara.

"Energi iya, gas sampai 5 kali dan minyak sampai 2 kali, terus berimbas ke mana lagi? ke keuangan? iya juga sejauh mana mempengaruhi growth? inflasi? ngara mana yang kena? ini harus hati-hati betul," ungkap Jokowi.

"Tidak bisa kita hanya bicara makronya saja, mikronya juga, dan lebih penting lagi detail satu per satu harus dikupas," sambungnya.

Jokowi mengajak agar para ekonom mengubah pola pikir karena kondisi ekonomi dunia dan geopolitik dunia sudah berubah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini