Pengembangan Ekowisata di TNGL Berbasis Digitalisasi

Tidak hanya pembenahan di lokasi, promosi dan pengenalan lokasi berbasis digitali gencar dilakukan.

Suhardiman
Kamis, 01 Desember 2022 | 18:03 WIB
Pengembangan Ekowisata di TNGL Berbasis Digitalisasi
Pengembangan Ekowisata di TNGL Berbasis Digitalisasi. [Ist]

SuaraSumut.id - Potensi pariwisata di Sumatera Utara (Sumut) terus di kembangkan. Berbagai upaya dilakukan agar angka pengunjung meningkat. Tidak hanya pembenahan di lokasi, promosi dan pengenalan lokasi berbasis digitali gencar dilakukan.

Seperti halnya yang dilakukan terhadap Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL), salah satu heritage park ekowisata yang sangat potensial, khususnya di wilayah Kabupaten Langkat dan Kabupaten Karo.

Website Visit Leuser pun diluncurkan untuk memudahkan masyarakat mengetahui apa saja yang ada di TNGL.

Direktur Destinasi Managerial (Desma) Center Wiwik Mahdayani mengatakan, TNGL memiliki potensi yang sangat besar di sektor pariwisata secara berkelanjutan, khususnya pada sektor ekowisata.

Baca Juga:Ungkit Kebaikan ke Pinkan Mambo, Rizky Billar Ternyata Belum Lunasi Pesanan Makanan Puluhan Juta

"Digitalisasi pariwisata berkelanjutan untuk melakukan optimalisasi distribusi informasi akan memberikan implikasi yang positif pada berkembangnya destinasi dan meningkatkan kualitas produk dan jasa ekowisata yang ditawarkan," kata Wiwik Mahdayani, Kamis (1/12/2022).

Minimnya sarana promosi terpadu selama ini, kata Wiwik, berimplikasi pada konsistensi kualitas produk pariwisata dan pengembangan destinasi. Selain itu, kesenjangan yang terjadi antara pelaku usaha pariwisata, sehingga menghambat akses informasi terkait kawasan wisata TNGL ini.

Pihaknya membantu agar lokasi wisata yang ada untuk mendapatkan sertifikasi. Seperti halnya salah satu destinasi wisata unggulan di kawasan TNGL, Batu Katak.

Batu Katak telah mendapatkan sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability) sesuai dengan standar SNI 904232021 daya tarik wisata.

Sertifikat ini diberikan sesuai dengan prosedur audit dan sertifikasi CHSE, serta tunduk pada audit pengawasan berkala. Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Lauser.

Baca Juga:Bikin Bangga, Rafathar Raih Medali Emas Lomba Renang di Sekolah

"Ini bagian dari proyek pembangunan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia bekerjasama dengan Asean Center Biodiversity (ACB)," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini