Pria Ngaku Paspampres Aniaya Warga Sumut yang Mau Temui Jokowi, Begini Respons Kodam I/BB

Hasilnya, tidak ada Paspampres yang melakukan hal tersebut.

Suhardiman
Jum'at, 10 Februari 2023 | 13:23 WIB
Pria Ngaku Paspampres Aniaya Warga Sumut yang Mau Temui Jokowi, Begini Respons Kodam I/BB
Warga mengejar mobil yang terlibat cekcok dan diduga menganiaya salah seorang warga Sibolangit. [Ist]

Sementara itu, Kuasa Hukum warga Sibolangit, Tommy Aditia Sinulingga menjelaskan pihaknya telah resmi membuat laporan ke Polda Sumut. Selain itu, pihaknya dalam waktu dekat juga akan membuat laporan ke polisi militer.

"Kata-kata Paspampres itu bukan muncul dari masyarakat, tapi muncul langsung dari oknum yang mengaku Paspampres. Kami pun tahu dia bukan Paspampres," ungkapnya.

Oleh karena itu, pihaknya akan menyurati Komandan Paspampres, karena ulah pelaku yang seenaknya mengaku-ngaku Paspampres, padahal bukan.

"Kami juga minta kasus ini diusut tuntas, dan oknum yang mengaku Paspampres diduga menganiaya warga itu ditindak tegas," katanya.

Baca Juga:Hadapi Era Society 5.0, Kemnaker: Organisasi Pengusaha harus Dapat Dorong Anggotanya Tingkatkan Produktivitas

Sebelumnya, kedatangan Presiden Jokowi ke Medan, Sumatera Utara, mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat.

Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati Gedung Serba Guna Pemprov Sumut untuk melihat sosok orang nomor satu di Indonesia ini, termasuk diantaranya warga Desa Bandar Baru, Sibolangit yang akan digusur oleh Pemprov Sumut.

Namun, belum lagi menyampaikan aspirasinya ke Jokowi, puluhan warga Sibolangit disebut malah mendapat tindakan tidak menyenangkan dan diadang untuk tidak membuka spanduk berisi pernyataan aspirasi.

Bahkan, salah seorang warga mengaku menjadi korban penganiayaan. Lehernya dicekik pria yang mengaku Paspampres. Atas kejadian ini, warga Sibolangit yang tidak terima lalu membuat laporan ke Polda Sumut.

Kontributor : M. Aribowo

Baca Juga:Roy Kiyoshi Tidak Bisa Sembuh Tapi Pulih, Nekat Setop Obati Jantung

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini