Berhubungan Suami Istri Saat Puasa Apa Boleh? Begini Hukumnya

Menjaga hubungan suami istri yang baik menurut Islam adalah penting untuk memelihara keharmonisan dalam pernikahan.

Suhardiman
Senin, 11 Maret 2024 | 14:41 WIB
Berhubungan Suami Istri Saat Puasa Apa Boleh? Begini Hukumnya
ilustrasi hubungan intim. (freepik.com/wayhomestudio)

SuaraSumut.id - Pasangan suami istri beragama Islam wajib menahan hawa nafsu selama menjalani ibadah puasa Ramadan. Lantas, seperti apa hukum berhubungan suami istri di bulan Ramadan?

Islam sudah mengatur dengan jelas hukum berhubungan suami istri saat Ramadan. Hubungan suami istri dalam Islam adalah sebagai ibadah yang mendatangkan pahala dan ekspresi cinta.

Menjaga hubungan suami istri yang baik menurut Islam adalah penting untuk memelihara keharmonisan dalam pernikahan.

Hukum berhubungan suami istri saat Ramadan

Hubungan suami istri saat bulan Ramadan diperbolehkan bahkan tidak membatalkan puasa, tetapi harus dilakukan di malam hari. Dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah 187 Allah SWT berfirman yang artinya:

"Dihalalkan bagi kamu pada malam hari bulan puasa bercampur dengan istri-istri kamu; mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kamu tidak dapat menahan nafsumu, karena itu Allah mengampuni kamu dan memberi maaf kepadamu. Maka sekarang campurilah mereka dan ikutilah apa yang telah ditetapkan Allah untukmu, dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian, sempurnakanlah puasa itu sampai malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beritikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa".

Sementara, berhubungan intim di siang hari di bulan Ramadan dianggap membatalkan puasa dan diharamkan.

Diriwayatkan dalam Shahih Bukhari, 2600 dan Shahih Muslim dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata:

"Seseorang datang kepada Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam dan berkata, "Wahai Rasulullah, celakalah saya!" Beliau bertanya, "Ada apa dengan Anda?" Dia menjawab, “Saya telah berhubungan intim dengan istri sementara saya dalam kondisi berpuasa (Di bulan Ramadan),"Maka Rasulullah sallallahu alaihi wa sallalm bertanya, "Apakah Anda dapatkan budak (untuk dimerdekakan)?" Dia menjawab, "Tidak".

Beliau bertanya, "Apakah Anda mampu berpuasa dua bulan berturut-turut? Dia menjawab "Tidak."

Beliau bertanya "Apakah Anda dapatkan makanan untuk memberi makan kepada enampuluh orang miskin? Dia menjawab "Tidak".

Kemudian ada orang Anshar datang dengan membawa tempat besar di dalamnya ada kurmanya.

Beliau bersabda "Pergilah dan bershadaqahlah dengannya".

Orang tadi berkata "Apakah ada yang lebih miskin dari diriku wahai Rasulullah? Demi Allah yang mengutus anda dengan kebenaran, tidak ada yang lebih membutuhkan di antara dua desa dibandingkan dengan keluargaku".

Kemudian beliau mengatakan "Pergilah dan beri makanan keluarga Anda".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini