SuaraSumut.id - Jahe merupakan salah satu rempah yang sering digunakan sebagai bumbu masak, hingga teh. Pasalnya, jahe mengandung berbagai nutrisi.
Teh jahe telah lama digunakan sebagai minuman tradisional untuk mengobati berbagai macam penyakit. Teh jahe sendiri memiliki rasa yang hangat dan sedikit pedas. Melansir Antara, Selasa (4/6/2024), berikut beberapa manfaat teh jahe:
1. Meredakan mabuk perjalanan
Teh jahe efektif untuk meredakan gejala mabuk perjalanan, seperti pusing, muntah, dan keringat dingin. Beberapa orang berpendapat bahwa senyawa tertentu dalam jahe memblokir reseptor otak yang memiliki peran penting dalam pusat muntah di otak.
Meskipun penelitian saat ini terbatas atau tidak meyakinkan, teh jahe tetap bisa menjadi pengobatan yang baik untuk dicoba.
2. Meredakan mual karena kehamilan atau kemoterapi
Beberapa ahli meyakini gingerol dalam jahe dapat membantu meredakan mual karena kondisi hamil, kemoterapi atau pascapembedahan. Para peneliti berpendapat bahwa jahe mungkin merupakan alternatif yang efektif dan murah untuk obat antimual tradisional pada orang yang sedang hamil atau menjalani kemoterapi dan tidak dapat memperoleh obat konvensional.
Satu studi pada 92 wanita menemukan bahwa jahe lebih efektif dibandingkan obat standar dalam mencegah mual dan muntah pasca operasi yang disebabkan oleh anestesi umum. Namun demikian, pastikan untuk berkonsultasi dengan ahli kesehatan sebelum menggunakan jahe setelah operasi. Ini dapat mengganggu pembekuan darah, meskipun penelitian tentang hal ini masih terus berkembang dan diperlukan lebih banyak untuk menyelidikinya lebih lanjut.
3. Mengatur tekanan darah dan mendukung kesehatan jantung
Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jahe 2 hingga 6 gram per hari dapat membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung. Hal ini karena senyawa dalam jahe mampu membantu menurunkan tekanan darah, membantu mencegah penggumpalan darah, menurunkan kolesterol dan meningkatkan sirkulasi darah.