Ternyata, video yang merekam dugaan kekerasan tersebut tidak hanya terjadi sekali. Pada 1 Oktober 2024, adiknya kembali mengirim rekaman CCTV kekerasan.
"Nah yang puncaknya itu di tanggal 1 Oktober, setelah ngantar anak saya, dia cek CCTV (terhubung dari Day Care ke handphone), mau lihat si Uminya kasih makan, ternyata ada perlakuan yang kurang enak," katanya
Melihat video tersebut, Cici langsung bereaksi dengan meminta penjelasan dari owner daycare.
"Adik saya langsung kirim videonya ke saya, dan saya langsung konfirmasi ke owner-nya saya tanya gimana ini owner, kok pengasuhnya kasih makan seperti ini, mungkin di tanggal 19 saya gak ada sampaikan," jelasnya.
"Pihak ownernya konfirmasi nanti saya ke daycare ketemu sama uminya. Uminya sudah dikasih SP3 dan si anak dipindahkan ke umi yang lain," sambungnya.
Cici mengatakan kalau anaknya juga mengalami memar di bagian dada dan pipi. Tak pelak, ibu korban lalu membuat laporan di Polrestabes Medan pada tanggal 2 Oktober 2024.
Kontributor : M. Aribowo