Polisi Periksa Saksi Terkait Bocah Diduga Dianiaya Keluarga hingga Kaki Patah di Nias Selatan

Pihaknya menunggu hasil pemeriksaan medis, apakah ada penganiayaan atau bawaan fisik dari anak tersebut.

Suhardiman
Rabu, 29 Januari 2025 | 13:26 WIB
Polisi Periksa Saksi Terkait Bocah Diduga Dianiaya Keluarga hingga Kaki Patah di Nias Selatan
Kapolres Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya saat menjenguk bocah perempuan diduga jadi korban kekerasan. [dok Polres Nias Selatan]

SuaraSumut.id - Polisi memeriksa delapan orang saksi terkait kasus bocah perempuan berusia 10 tahun diduga dianiaya keluarganya hingga kakinya patah.

"Ada delapan saksi dimintai keterangan, baik dari keluarga dan tetangga sekitar," kata Kapolres Nias Selatan AKBP Ferry Mulyana Sunarya, melansir Antara, Rabu (29/1/2025).

Terhadap bocah tersebut, kata Ferry, telah dilakukan penyembuhan trauma. Selain itu, pihaknya juga membawa bocah itu ke rumah sakit di Gunungsitoli.

"Kami akan melakukan pengecekan medis terhadap anak tersebut," ujarnya.

Pihaknya menunggu hasil pemeriksaan medis, apakah ada penganiayaan atau bawaan fisik dari anak tersebut.

Terkait kondisi fisik awal, kata Ferry, tidak ada luka yang baru dilakukan terkait dugaan penganiayaan. Hanya saja, bentuk fisik tidak normal.

Diberitakan, sebuah video menyebutkan bahwa seorang bocah perempuan berusia 10 tahun diduga dianiaya keluarganya hingga kakinya kakinya patah viral di media sosial.

Peristiwa itu disebut terjadi di Desa Hilikara, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Sumatera Utara (Sumut).

Berdasarkan video dilihat di akun Instagram @mediagramindo, Selasa (28/1/2025), terlihat warga ramai di tengah jalan. Di lokasi itu, terlihat pihak kepolisian membawa seorang pria masuk ke dalam mobil polisi.

Dalam potongan video lainnya, bocah perempuan itu terlihat sedang ditanyai seorang pria di salah satu ruangan. Kaki bocah itu tampak bengkok, sehingga membuatnya tidak dapat berjalan normal.

Narasi dalam video menyebutkan bahwa korban telah ditinggal orang tuanya sejak bayi dan diasuh pamannya. Selama dirawat korban diduga mendapatkan perlakuan kasar dari pamannya dan tinggal di kandang hewan.

"Tak pelak, perlakuan B**DAB keluarga Pamannya ke pada si anak yang masih bocah itu berakibat tangan dan kakinya patah dan tumbuh tidak sempurna," tulis dalam unggahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini