Baca 10 detik
- Ledakan gas terjadi di tambang batu bara Liushenyu, Provinsi Shanxi, China pada Jumat, 22 Mei 2020.
- Insiden tersebut menyebabkan 90 orang dinyatakan tewas setelah sebelumnya melibatkan 247 pekerja di bawah tanah.
- Otoritas setempat masih melanjutkan proses pencarian korban serta melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab ledakan tersebut.
SuaraSumut.id - Jumlah korban tewas akibat ledakan gas di tambang batu bara Liushenyu, Shanxi, China bertambah menjadi 90 orang, pada Sabtu (23/5).
Menurut laporan China Central Television, sekitar 82 orang tewas dan sembilan penambang lainnya hilang dalam insiden tersebut.
Ledakan gas di tambang batu bara terjadi pada Jumat (22/5) waktu setempat.
Saat ledakan terjadi, sebanyak 247 orang tengah bekerja di bawah tanah. Sebagian besar di antaranya berhasil dievakuasi.
Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, sementara itu, otoritas setempat terus menyelidiki penyebab ledakan tersebut. [Antara]