Baju Kena Abu Vulkanik? Jangan Asal Cuci, Begini Cara Membersihkannya

Jangan langsung memasukkannya ke keranjang cucian yang berisi pakaian lain karena partikel abu dapat berpindah.

Suhardiman
Selasa, 08 September 2026 | 11:46 WIB
Baju Kena Abu Vulkanik? Jangan Asal Cuci, Begini Cara Membersihkannya
Ilustrasi mencuci baju. [Gemini AI]
Baca 10 detik
  • Pakaian terkena abu vulkanik harus segera dilepas di area khusus dekat pintu masuk untuk mencegah penyebaran partikel.
  • Pembersihan awal dilakukan dengan membersihkan abu secara hati-hati dan membilas pakaian menggunakan air mengalir tanpa dikucek agresif.
  • Pakaian dicuci terpisah menggunakan banyak air dan deterjen dalam jumlah kecil, lalu dikeringkan di dalam ruangan.

SuaraSumut.id - Abu vulkanik yang menempel di pakaian tidak boleh dianggap seperti debu biasa. Partikel abu yang terbawa dari luar rumah dapat menempel pada serat kain dan berpotensi kembali beterbangan ketika pakaian digerakkan.

Karena itu, cara mencuci baju yang terkena abu vulkanik perlu dilakukan secara hati-hati agar abu tidak menyebar ke dalam rumah.

Pakaian yang terpapar abu vulkanik, terutama setelah digunakan untuk beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya segera dipisahkan dari pakaian bersih.

Jangan langsung memasukkannya ke keranjang cucian yang berisi pakaian lain karena partikel abu dapat berpindah.

Lantas, bagaimana cara mencuci baju yang terkena abu vulkanik dengan benar? Berikut langkah yang bisa dilakukan.

1. Lepaskan Pakaian di Area Khusus

Setelah masuk rumah dari luar ketika terjadi hujan abu vulkanik, jangan langsung berjalan ke berbagai ruangan menggunakan pakaian yang masih dipenuhi abu.

Sediakan area khusus untuk melepas pakaian dan membersihkan diri. Bila memungkinkan, area tersebut berada dekat pintu masuk sehingga abu tidak ikut terbawa ke ruang keluarga, kamar tidur, atau area lain.

Pakaian yang terkena abu sebaiknya segera dilepas dan dipisahkan dari pakaian bersih. Langkah sederhana ini penting untuk mencegah abu vulkanik masuk ke dalam rumah.

Abu vulkanik sendiri dapat mengandung partikel sangat halus yang bersifat iritatif. Paparan debu vulkanik dapat menyebabkan gangguan pada kulit, mata, maupun saluran pernapasan.

2. Bersihkan Abu yang Menempel Sebelum Dicuci

Sebelum memasukkan pakaian ke dalam air, bersihkan terlebih dahulu abu yang masih menempel dalam jumlah banyak.

Namun, lakukan dengan hati-hati. Jangan menggosok pakaian terlalu keras karena partikel abu vulkanik dapat bersifat abrasif dan berpotensi merusak serat kain.

Jika ada abu yang jatuh ke lantai, jangan langsung menyapu dalam kondisi kering karena tindakan tersebut dapat membuat partikel abu kembali beterbangan. Endapan abu yang cukup tebal dapat dibasahi terlebih dahulu sebelum dibersihkan.

3. Bilas Pakaian dengan Air Mengalir

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini