- Badan Geologi menetapkan status Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada Level III Siaga per Jumat 11 September 2026.
- Erupsi menerus yang terjadi sejak 4 September telah berakhir dan kini gunung tersebut memunculkan letusan Strombolian secara episodik.
- Tim SAR gabungan terus mengoptimalkan operasi pencarian delapan orang yang hilang di perairan Selat Sunda sejak kehilangan kontak.
Operasi Pencarian Delapan Orang di Selat Sunda Terus Dioptimalkan
Di sisi lain, operasi pencarian terhadap delapan orang yang masih belum diketahui keberadaannya setelah kehilangan kontak di perairan Selat Sunda terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Rombongan tersebut terdiri atas lima jurnalis, dua awak, dan satu pemandu.
Operasi pencarian dilakukan melalui jalur laut dan udara. Pada pencarian melalui laut, area pencarian di sisi selatan Gunung Anak Krakatau diperluas hingga sekitar 20 nautical mile (NM) dari pusat aktivitas gunungapi.
"Area pencarian diperluas ke arah utara dengan mempertimbangkan arus, pergerakan gelombang, dan arah angin, termasuk hingga perairan Lampung," katanya.
Dukungan pencarian melalui udara juga dilakukan menggunakan helikopter. Selain itu, drone digunakan untuk membantu pemantauan visual di sejumlah area yang menjadi sasaran pencarian. Dalam pencarian melalui udara pada Kamis (10/9/2026), tim belum menemukan tanda-tanda keberadaan delapan orang tersebut di daratan pulau-pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau.
Pemantauan visual terhadap Pulau Sertung juga belum menunjukkan tanda keberadaan mereka. Pencarian langsung di Pulau Sertung tetap mempertimbangkan aspek keselamatan karena wilayah tersebut berada dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Tim juga menemukan sebuah benda yang diduga berupa pelampung atau jaket keselamatan. Benda tersebut masih dalam proses identifikasi dan belum dapat dipastikan memiliki keterkaitan dengan rombongan yang dicari.
Hingga kini delapan orang tersebut masih dalam pencarian. Informasi mengenai keberadaan maupun kondisi mereka belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil operasi pencarian tim SAR gabungan.