SuaraSumut.id - Sedikitnya 10 pejabat eselon II akan menjadi penjabat sementara (Pjs) bupati/wali kota di 10 daerah di Sumut yang akan melaksanakan Pilkada 2020.
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi mengingatkan, agar penjabat sementara (Pjs) itu tetap netral.
"Lakukan, antar (pelaksanaan Pilkada) dengan netral," kata Edy, kata Edy, Selasa (22/9/2020).
Ada 23 kabupaten/kota di Sumut akan menggelar pilkada pada 9 Desember 2020. Di antara daerah tersebut, ada 10 kabupaten/kota yang akan diisi Pjs, karena petahana (incumbent) akan ikut bertarung.
Ke-10 daerah tersebut, yaitu Asahan, Labuhanbatu, Mandailing Natal, Toba, Samosir, Serdang Bedagai, Nias Selatan, Medan, Tanjung Balai, dan Gunung Sitoli.
Sedangkan 13 lainnya tetap dipimpin kepala daerahnya, yaitu Karo, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias, Nias Barat, Nias Utara, Pakpak Bharat, Simalungun, Tapanuli Selatan, Binjai, Pematang Siantar, dan Sibolga.
Edy mengingatkan, agar para Pjs yang nantinya dilantik bertindak netral. Dia menegaskan, Sumut tetap siap menggelar pilkada dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.
Ia mengatakan, usulan 10 nama yang akan menjadi Pjs sudah ditentukan, dan hanya tinggal menunggu persetujuan dari Kemendagri.
Beberapa hal yang harus diperhatikan adalah tidak kampanye dengan menggerakkan massa.
Baca Juga: Jokowi Tak Akan Tunda Pilkada, GNPF: Lebih Pentingkan Anak dan Menantu
"Benar-benar disiplin, dengan cara-cara lain bisa. Intinya adalah lakukan protokol kesehatan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
SPBU di Sergai Curangi Konsumen dengan Kurangi Takaran BBM, 2 Orang Ditangkap
-
Polisi Ungkap 5 Kasus Penyalahgunaan BBM di Sumut, 6 Jadi Tersangka
-
Jadwal SIM Keliling Medan 26 Oktober-1 November 2026, Ini 5 Lokasi dan Syarat Perpanjangan
-
Tak Harus Bahagia Dulu, Tersenyum Bisa Memengaruhi Suasana Hati
-
Tikus Masuk ke Atap Rumah? Ini Penyebab dan Cara Mengusirnya