SuaraSumut.id - Polisi menangkap Edi Syahputra (45), tahanan kasus narkoba yang melarikan diri dari LP Labuhan Bilik pada 2018.
Edy ditangkap personel Sat Narkoba Polres Labuhanbatu bersama Satpol Airud Panipahan Polres Rokan Hilir di Perairan Selat Malaka.
"Edy merupakan tahanan kasus narkoba jenis sabu ditangkap pada Sabtu 30 Oktober 2020 dalam pelariannya di Perairan Selat Malaka," kata Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan melalui Kasat Narkoba AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan, Senin (2/11/2020).
Ia menjelaskan, Edy kabur bersama 14 orang tahanan lainnya pada Jumat 13 April 2020. Tahanan titipan Satresnarkoba Polres Labuhanbatu itu kabur dengan cara merusak asbes ruangan tahanan. Selanjutnya, mereka keluar gedung dengan melompati tembok.
Petugas melakukan pengejaran dan menangkap satu per satu tahanan yang kebur tersebut.
"Dua tahanan kabur beberapa waktu lalu kembali ditangkap dan sudah menjalani hukuman. Dua orang meninggal dunia," ungkapnya.
Edi saat ini sudah ditahan di RTP Polres Labuhanbatu. Pihaknya juga mengimbau 10 tahanan yang kabur lainnya segera menyerahkan diri.
"Terhadap 10 orang tersangka yang masih dalam pelarian diiimbau agar menyerahkan diri karena hidup dan mati akan dicari hingga ketemu untuk memberikan kepastian hukum terhadap perkaranya. Pihak keluarga yang merasa ada anggota keluarganya dipersilahkan untuk menyerahkannya kepada Polres Labuhanbatu dan akan diperlakukan dengan selayaknya," pungkasnya.
Baca Juga: 1 Kg Sabu Asal Aceh Gagal Masuk Lampung, 3 Pelaku Ditangkap Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
Terkini
-
Paparkan Gagal-Berhasilnya Ekonomi, Aktivis Mahasiswa: Kritik Anggota DPRD Medan Harus Pakai Data
-
Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Bappeda Langkat, Diduga Rebutan Proyek
-
Cara Membersihkan Jamur di Kamar Mandi dengan Bahan Sederhana
-
Gara-gara HP Hilang, Anak Sekap Ibu Kandung di Deli Serdang
-
WNA Selundupkan Vape Narkoba ke Medan Lewat Bandara, Diselip di Lipatan Baju