SuaraSumut.id - Polda Aceh menangkap dua orang diduga pelaku penipuan modus bisa masukkan polisi.
Kedua pelaku inisial NZ (50) dan AA (44). Mereka ditangkap di Tebing Tinggi, Sumatera Utara dan di Banda Aceh.
"Penipuan ini dilaporkan korban atas nama Suwandi. Ia kehilangan uang Rp183 juta karena korban lulus seleksi bintara Polri," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono, dilansir dari Antara, Kamis (3/12/2020)
Ia menyebut, awalnya korban bertemu pelaku di sebuah kedai kopi di kawasan Lampaseh, Kota Banda Aceh, pada 15 Desember 2017.
"Dalam pertamuan itu pelaku NZ mengaku sebagai TNI berpangkat letnan kolonel. Ia mengaku bisa membantu Suwandi meluluskan anaknya masuk bintara Polri," ujarnya.
Kemudian, pelaku AA meminta uang pengurusan kepada korban Rp170 juta. Korban mengirim uang tersebut secara bertahap atas permintaan pelaku NZ.
"Setiap pelaku NZ meminta pengiriman uang, korban memberitahukannya kepada AA. Dan AA mengiyakan, sehingga korban percaya dan mengirimkan sejumlah uang yang diminta," ungkapnya.
Setelah uang dikirim anak korban tidak lulus menjadi anggota Polri. Pelaku NZ kembali menjanjikan akan mengurus untuk bisa lulus susulan.
"Korban mentransfer uang ke rekening AA Rp183 juta. Selanjutnya, AA mentransfer ke rekening NZ Rp160 juta. Sedangkan sisa Rp23 juta diambil pelaku AA," ungkaonya.
Baca Juga: Berantas Pornografi dan Judi Online, Aceh Minta Disediakan Internet Syariah
NZ ditangkap di Tebing Tinggi, Sumatera Utara pada 18 November 2020. Sedangkan AA ditangkap pada 30 November 2020 di Banda Aceh.
"Keduanya dijerat Pasal 372 dan Pasal 378 KUHP dengan ancaman lima tahun penjara," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Indosat Hadirkan AIvolusi5G yang Kini Mencakup Lebih dari 340 Site Kota Medan
-
Telkomsel Lanjutkan Kebijakan Penyesuaian Biaya Berlangganan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatera
-
Ansor Medan Apresiasi Gebrakan Menkomdigi Meutya Hafid Tekan Transaksi Judol hingga 57 Persen
-
Laga Harga Diri di Tanah Rencong, PSMS Medan Siap Tempur Curi Poin dari Persiraja Malam Ini
-
PSMS Medan Bawa 23 Pemain ke Aceh untuk Curi Poin dari Persiraja