SuaraSumut.id - Kasus kebocoran pipa gas PT Sorik Marapi Geothermal Plant (SMGP) di Puncak Sorik, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) masuk ke tahap penyidikan.
Hal ini dilakukan Polda Sumut dan Polres Mandailing Natal Natal untuk memperlancar proses pengungkapan fakta kasus dugaan tindak pidana kebocoran gas yang menewaskan 5 orang nyawa manusia itu.
“Dari hasil gelar perkara, tim meningkatkan kasus ini ke tahan penyidikan,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Sabtu (30/1/2021), dikutip dari Digtara.com - jaringan Suara.com.
Saat ini, kata Hadi, pihaknya masih mengumpulkan sejumlah barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi terkait penyebab kebocoran gas tersebut.
“Sejauh ini sudah ada delapan orang yang kami ambil keterangannya,” tuturnya.
Kedelapan orang itu masing-masing, empat orang dari perusahaan, tiga warga setempat dan seorang polisi setempat.
Menurutnya, kebocoran gas diduga terjadi tak lama setelah salah seorang pekerja sedang menyambung pipa ke pipa bagian lain. Hal itu diperoleh dari hasil penyelidikan sementara yang dilakukan.
“Setelah itu, terjadilah kebocoran gas yang kemudian dihirup oleh warga. Artinya tim masih bekerja, termasuk menyelidiki adanya kelalaian dalam kejadian itu,” kata Hadi.
Hingga kini, polisi belum menetapkan tersangka terkait insiden tersebut.
Baca Juga: Pipa Gas Bocor Tewaskan 5 Warga di Madina, Gubsu Edy Ungkap Temuan Tim
Sementara itu, dari puluhan orang yang sebelumnya dirawat, sebagian besar sudah kembali ke rumah. Dari 24 orang korban yang dirawat, kini yang masih menjalani perawatan sebanyak lima orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter
-
Kronologi Suami Guru di Tanjungbalai Cabuli Anak Yatim Piatu, Korban Dibujuk Main HP
-
Direktur Politeknik Negeri Medan Tinjau Langsung Pelaksanaan Ujian Masuk
-
Guru di Tanjungbalai Diamuk Warga, Diduga Bawa Siswa SD ke Suami untuk Dicabuli
-
Pria di Medan Rampas HP Lansia Duduk di Kursi Roda, Uang untuk Main Judi